SLEMAN - DPRD Sleman menyelenggarakan rapat paripurna penetapan bupati dan wakil bupati terpilih Jumat (10/1/2025). Di sini, pasangan calon nomor urut dua Harda Kiswaya-Danang Maharsa diumumkan menjadi bupati dan wakil bupati Sleman periode 2025-2030.
Wakil Ketua II DPRD Sleman Hasto Karyantoro mengatakan, rapat paripurna terbuka ini merupakan lanjutan dari penetapan dari KPU Sleman. "Selanjutnya kami akan memproses surat untuk dikirim ke Kemendagri melalui gubernur," katanya.
Sementara terkait waktu pelantikan, Hasto menyebut belum ada informasi resmi. Ada rumor yang menyebut pelantikan diundur menjadi Maret dari sebelumnya pada Februari.
"Kami kira ini karena saking banyaknya perselisihan hasil pemilihan umum. Jadi MK menyelesaikan dulu agar bisa serentak," ucapnya.
Hasto menyebut, bupati dan wakil bupati Sleman saat ini, yakni Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa akan tetap bertugas hingga pelantikan pemimpin baru. Hal ini sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Tidak ada mekanisme pelaksana tugas (Plt) maupun penjabat (Pj) sementara. Tetap bertugas resmi sampai pelantikan pemimpin baru," katanya.
Sebelumnya, Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi menuturkan, Harda-Danang berhasil mendapatkan 381.580 suara. Angka ini setara dengan 62,14 persen suara.
"Penetapan ini dilakukan setelah tidak ada permohonan perselisihan hasil," ucapnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita