Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ada Makan Bergizi Gratis, Program Diseminasi Gizi dari Pemkab Sleman Tidak Dilanjutkan

Delima Purnamasari • Rabu, 18 Desember 2024 | 04:15 WIB

 

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Sleman Wildan Solichin
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Sleman Wildan Solichin

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki program diseminasi gizi untuk mencegah stunting. Namun, dengan adanya makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah pusat, program ini akan dihentikan pada 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman Wildan Solichin menjelaskan, pada 2024 ini program diseminasi gizi diselenggarakan pada November-Desember. Terdapat 140 SD dsn 45 TK yang disasar.

"Dulu ini program dinas pendidikan. Namun, karena korelasinya tentang stunting jadi dipindahkan pada kami," ucapnya.

Di sini para siswa diberikan susu, roti, buah, dan makanan olahan sesuai rekomendasi dinas kesehatan. Selain itu, diberikan materi oleh DPRD, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan.

"Pada 2025 enggak ada lagi diseminasi gizi. Digantikan program tunggal yakni MBG," ucap Wildan.

MBG sendiri memiliki keunggulan karena diberikan secara terus-menerus. Sementara diseminasi gizi, hanya satu kali saja. Meski demikian, Wildan berharap program ini bisa memberi perhatian lebih pada kelompok rentan stunting. Misalnya, ibu hamil, calon pengantin, balita, dan baduta.

Sementara itu, Ketua Komisi D Arif Priyo Susanto mengatakan, anggaran dari program diseminasi gizi ini sebanyak Rp 1 miliar. Program ini menyasar pada sekolah yang tersebar di 17 kapanewon.

"Kami mempertimbangkan lokasi sekolah, seperti lokasi yang memiliki warga miskin cukup banyak," katanya.

Dia menilai, digantinya program diseminasi gizi dengan makan bergizi gratis adalah hal yang positif. Hal ini lantaran bisa menyasar seluruh siswa sehingga diharapkan bisa berdampak pada kesehatan dan prestasi mereka.

"Target 2045 adalah Indonesia emas. Jadi perlu disiapkan sejak dari sekolah," katanya. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana #Mbg #dinas kesehatan #Kelompok Rentan #DP3AP2KB #Kesehatan #Makan Bergizi Gratis #Siswa #Stunting #dinas pendidikan #Pemerintah Kabupaten Sleman #pemerintah pusat #program #Mencegah Stunting #gizi #Diseminasi