Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Inovasi Rumah Tumbuh UNS Solo, Cepat, Murah, dan Mudah Dibangun; Persis Mainan Lego

Gunawan RaJa • Kamis, 12 Desember 2024 | 19:30 WIB
INOVASI - Dosen Pendidikan Teknik Bangunan FKIP UNS, Dr. Chundakus Habsya bersama mahasiswanya mengikuti pameran HAKI di Eastparc Hotel Sleman, Kamis (12/12/2024)  (GUNAWAN/Radar Jogja)
INOVASI - Dosen Pendidikan Teknik Bangunan FKIP UNS, Dr. Chundakus Habsya bersama mahasiswanya mengikuti pameran HAKI di Eastparc Hotel Sleman, Kamis (12/12/2024) (GUNAWAN/Radar Jogja)

SLEMAN - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mencuri perhatian di Pameran Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI). 

UNS mengenalkan inovasi teknologi lock-brick, komponen bangunan yang menjanjikan pembangunan rumah tumbuh lebih cepat, murah, dan mudah.

Dosen Pendidikan Teknik Bangunan FKIP UNS, Dr. Chundakus Habsya mengatakan Rumah tumbuh adalah konsep pembangunan rumah secara bertahap untuk mengatasi keterbatasan dana, lahan, dan jumlah anggota keluarga. 

Hasil penelitiannya memungkinkan pembangunan rumah tipe 36 dengan biaya 18,5 persen lebih hemat dibanding metode konvensional. 

“Pengerjaannya juga jauh lebih cepat, hanya empat minggu dibandingkan tujuh minggu pada metode biasa,” kata di sela pameran Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) di Eastparc Hotel Sleman, Kamis (12/12/2024).

Dikatakan, keunggulan utama terletak pada desain lock-brick yang saling mengunci seperti mainan lego, sehingga tidak memerlukan mortar pengikat. 

Selain itu, setiap komponen dilengkapi lubang vertikal untuk instalasi kabel, pipa, hingga perkuatan dinding. 

"Prosesnya simpel, tinggal disusun dan dicor." 

"Bahkan plaster luar cukup 1 cm karena permukaannya sudah sangat rata," terangnya.

Sebagai universitas yang berpartisipasi di pameran ini, UNS berharap bisa memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Ke depan, dia ingin lebih banyak jurusan seperti arsitektur dan teknik sipil ikut terlibat.

"Sehingga inovasi dari kampus bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Komda HAKI D.I Jogjakarta Dr. Hery Kristiyanto menyebut, patihan konstruksi tahan gempa di Jogja menarik 170 peserta dari berbagai daerah. 

Acara ini bertujuan memperbarui pemahaman tenaga ahli terkait regulasi dan teknik pembangunan gedung aman gempa.

“Minat peserta sangat besar. Materi seperti perancangan bangunan terukur dan teknik tahan gempa jadi daya tarik utama,” kata Hery Kristiyanto.

Pelatihan mencakup pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBK), struktur beton dan baja, hingga fondasi. 

Dengan pelatihan tersebut, diharapkan proses pembangunan menjadi lebih cepat dan efisien, serta menghasilkan gedung yang lebih aman.

Di bagian lain, TPA Otorita IKN Dr Ir Nathan Madutujuh yang hadir dalam kesempatan itu mengenalkan Sanspro, software gratis untuk desain bangunan tahan gempa hingga empat lantai. 

Aplikasi itu diharapkan memudahkan masyarakat di daerah rawan gempa seperti Jogja, Palu, dan Padang.

"Pelatihan juga menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi tenaga ahli agar bangunan aman." 

"Meningkatkan kualitas SDM dalam merancang bangunan tahan gempa," kata Nathan Madutujuh. (gun)

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#konstruksi #ahli konstruksi #HAKI #Eastparc Hotel #Kabupaten Sleman #bangunan #UNS Solo