SLEMAN - Kondisi kerawanan pangan perlu dicegah. Hal itu melatarbelakangi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberikan bantuan beras pada 1.042 keluarga di Kalurahan Margokaton, Seyegan pada Kamis (10/10/2024).
"Bantuan ini menyebar di 86 kalurahan dan dilakukan secara bertahap. Totalnya untuk 91.475 keluarga. Masing-masing 10 kilogram," ujar Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Suparmono.
Dia menjelaskan, beras ini berasal dari Vietnam dengan kualitas medium. Namun, apabila dilihat dari indikator dalam negeri, beras ini tergolong premium.
"Kami sudah sampling pada sepuluh penerima. Sembilan di antaranya mengatakan kualitasnya baik karena tidak perlu dicampur dengan beras lain ketika memasak," ucapnya.
Suparmono menerangkan, beras ini memang sudah dilakukan uji kualitas dan rasa. Di sisi lain, pecahannya juga sedikit.
Sementara itu, Pjs Bupati Sleman Kusno Wibowo menerangkan, bantuan ini juga diharapkan bisa membuat masyarakat rentan miskin lebih berdaya dalam menghadapi inflasi.
"Ini sudah memasuki tahap kedua. Untuk tahap tiga nanti di bulan Desember," tambahnya.
Baca Juga: BPTD III Yogyakarta Sosialisasikan Kesadaran Berlalu Lintas terhadap Siswa dan Guru TK di Bantul
Untuk penerimanya, Kusno menjelaskan data diperoleh dari Dinas Sosial yang telah diverifikasi. "Kalau pun ada penyimpangan, akan sanksinya sesuai dengan mekanisme yang ada," tambahnya.
Kusno menuturkan, untuk monitoring terkait program ketahanan pangan ini akan dilakukan oleh tim dari DP3 dan Dinas Sosial. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita