SLEMAN – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Sleman Kustini Sri Purnomo-Sukamto berkomitmen akan sejahterakan petani. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan ketahanan pangan.
"Jumlah kelompok wanita tani di Sleman banyak sekali. Mereka harus maju," tegasnya saat berkunjung ke Kantor Radar Jogja Kamis (10/10/2024).
Inovasi pertanian juga jadi salah satu dari 25 program prioritas yang dibawa. Pasangan nomor urut satu ini berjanji, akan memberikan bantuan alat pertanian modern. Selain itu, jaminan kecelakaan kerja dan pemberian dana usaha pertanian.
"Jadi ada kemandirian. Makan apa yang ditanam dan menanam apa yang dimakan," kata Kustini.
Untuk menambah nilai jual petani, Kustini turut menekankan program hilirisasi pertanian. Ini dilakukan dengan sistem agribisnis dan kemitraan dengan industri.
"Terkadang harga jual petani jatuh. Jadi tidak balik modal," ucapnya.
Petani juga akan diajak untuk mengikuti bimbingan bisnis dan pemasaran. Selanjutnya, diberikan bantuan alat pengolahan. "Hasil pertanian nanti bisa diolah jadi oleh-oleh, seperti peyek," katanya.
Sementara Sukamto yang turut hadir menekankan pentingnya kolaborasi dalam setiap program Pemkab Sleman. "Kami akan memanfaatkan potensi yang ada, termasuk perguruan tinggi yang ada di Sleman. Ini akan meringankan kerja kami apabila terpilih nanti," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Jogja Ananto Priyatno menuturkan, keadaan sosial politik di Sleman begitu dinamis. Untuk itu, dia berharap agar pilkada bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Menurutnya, sebagai seorang kepala daerah, fokus utama adalah harus memperhatikan sumber daya lokal. "SDM lokal dengan pendidikan yang tinggi itu penting. Terlebih, Sleman ini penyangga utama Jogjakarta," ucapnya. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita