SLEMAN - Ratusan pemilih pemula mendapatkan pengalaman berharga melalui pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 1 (Pilketos) Depok. Kegiatan tersebut menjadi ajang simulasi pesta demokrasi Pilkada Sleman 2024.
Bekerja sama dengan KPU Kabupaten Sleman, pemungutan suara pilketos SMAN 1 Depok, Sleman melibatkan 688 warga sekolah, termasuk siswa, guru, dan karyawan.
Pemungutan suara berlangsung di ruang serbaguna sekolah baru-baru ini. Panitia menyediakan bilik suara dan kotak suara, yang dipinjamkan oleh KPU.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Depok Sleman Eko Yuliyanto mengatakan suasana pilketos serupa dengan proses pilkada sesungguhnya.
"Pengalaman pilketos membekali siswa untuk menentukan pilihan berdasarkan hati nurani dan visi misi calon pemimpin, sehingga siap menghadapi Pilkada 2024," kata Eko Yulianto pada Jumat (4/10/2024).
Dalam Pilketos 2024 pihak sekolah berupaya menekankan pentingnya edukasi demokrasi khususnya, bagi siswa calon pemilih pemula.
Pasangan Addarun Nafis Jawahir dan Widya Grahitasamara terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan perolehan 344 suara.
Mengungguli pasangan Athaya Khayyla Rachmat dan Saverius Louis Samudramaya yang meraih 291 suara. Sebanyak 52 surat suara dinyatakan tidak sah, dan 1 orang abstain.
"Total pemilih pemula SMAN 1 Depok di Pilkada Sleman 2024 sebanyak 450 siswa," ujarnya.
Untuk diketahui KPU Kabupaten Sleman menetapkan dua pasangan calon (paslon) dalam Pilkada 2024.
Masing-masing nomor urut 1 Kustini Sri Purnomo-Sukamto dan Paslon nomor urut 2 Harda Kiswaya-Danang Maharsa sebagai paslon bupati dan wakil bupati. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin