Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Soal Anak Telantar di Jalanan, Dinas Sosial Sleman Sebut Bisa Diajukan untuk Menerima Bantuan

Delima Purnamasari • Kamis, 19 September 2024 | 15:25 WIB

 

Sekretaris Dinas Sosial Sigit Indarto
Sekretaris Dinas Sosial Sigit Indarto

SLEMAN - Baru-baru ini media sosial X, seorang warga mengeluhkan adanya anak yang menjual kerupuk. Anak tersebut dinilai memaksa untuk membawa dagangannya meski pengendara hanya berniat untuk memberi uang sebagai bentuk sedekah.

Berdasarkan pantauan Radar Jogja Rabu (18/9/2024), anak tersebut masih ada di simpang empat Selokan Mataram menuju Jalan Magelang. Sang anak terlihat menjajakan kerupuk pada pengendara motor dan mobil yang tengah berhenti kala menanti lampu merah.

Menurut pengakuan warga sekitar yang tak ingin disebut namanya, sang anak kerap berjualan dengan cara berpindah-pindah. "Kalau pagi diantar orang tuanya. Orang tuanya jualan tisu tapi beda lokasi," bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Sigit Indarto menjelaskan, apabila terdapat anak jalanan yang mengganggu maka menjadi kewenangan Satpol PP. "Kalau ada anak yang minta-minta itu berdasarkan aturan juga sudah dilarang untuk memberi," ujarnya.

Menurutnya, penertiban anak jalanan ini biasanya dilakukan dengan memasukkan mereka dalam rumah singgah. Namun, kerap kali anak-anak tetap kembali ke jalanan lagi. "Wilayah Sleman di DIJ memang sangat strategis. Di sini ramai jadi banyak anak jalanan," ucapnya.

Sigit menjelaskan, dinas sosial juga sudah banyak memberikan tindak lanjut berupa bantuan sosial. Umumnya mereka mendapatkan uang tunai untuk bisa memenuhi kebutuhan sandang dan pangan. "Masyarakat bisa mengajukan kalau memang ada yang layak menerima," tambahnya.

Meski demikian, ada aturan main yang harus dipatuhi. Salah satunya adalah orang terkait harus merupakan warga Sleman. Selain itu, memang belum mendapatkan bantuan sejenis. "Kami menggunakan dana APBD. Kalau di luar itu, bisa diakomodasi dari pemerintah provinsi," tambah Sigit. 

Dia mengaku, dinasnya juga terus melakukan pemantauan terhadap anak jalanan di Sleman. (del/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#anak jalanan #dinsos sleman #twitter x