Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sebanyak 154 PNS di Kabupaten Sleman Peroleh Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, Terbanyak dari Dinas Pendidikan

Delima Purnamasari • Rabu, 18 September 2024 | 03:32 WIB

SIMBOLIS: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 154 PNS Selasa (17/9/2024).
SIMBOLIS: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memberikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 154 PNS Selasa (17/9/2024).
 

SLEMAN - Sebanyak 154 pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Sleman mendapatkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Tanda kehormatan ini diterima oleh 27 instansi.

Mayoritas penerimanya berasal dari dinas pendidikan sebanyak 38 orang. Kemudian dari badan keuangan dan aset daerah 28 orang, badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan 13 orang, dan inspektorat 8 orang. "Ini adalah bentuk ungkapan terima kasih yang mendalam pada PNS yang telah mengabdi di Kabupaten Sleman," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sleman Budi Pramono Selasa (17/9/2024). 

 Baca Juga: Long Weekend Libur Maulid Nabi, Total Ada 43 Ribu Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di Bantul

Dia menjelaskan, tanda kehormatan ini diberikan pada PNS yang telah memasuki masa kerja 10 tahun sebanyak tiga orang, 20 tahun sebanyak 52 orang, dan 30 tahun sebanyak 99 orang. Namun, tanda kehormatan ini tidak hanya menekankan pada masa kerja saja. Tetapi PNS terkait juga belum pernah menerima hukuman disiplin. "Ketika seseorang mendapat hukuman disiplin maka penghitungannya dari nol lagi," ujarnya. 

 Baca Juga: Momentum Libur Long Weekend, Pengunjung Ketep Pass Hampir Tembus 3.000 Orang Sehari

Menurutnya, hukuman disiplin ini bisa disebabkan berbagai faktor. Seperti sering membolos hingga persoalan asmara. "Penghormatan tidak mesti harus uang. Ini yang mengeluarkan presiden (piagam dan lencana), jadi tidak semua bisa memiliki," tambah Budi. 

 Baca Juga: Universitas Widya Mataram Coba Mewujudkan Peradaban lewat Budaya Akademik bagi Mahasiswa

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap, tanda kehormatan ini bisa diikuti dengan tanggung jawab moral. Utamanya dengan meningkatkan kinerja dalam mengabdi pada masyarakat. "Sleman itu sumber daya manusianya unggul jadi pasti beda produk kerjanya. Pada revolusi 5.0 ini PNS harus bisa mengikuti perkembangan zaman," pesan Kustini. (del/eno) 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Satyalencana Karya Satya #Kustini Sri Purnomo #Pemkab Sleman #PNS