Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Wahana Sindu Kusuma Edupark di Sinduadi, Mlati Ditutup Sementara, Ini Alasannya!

Delima Purnamasari • Kamis, 29 Agustus 2024 | 03:15 WIB

 

REVITALISASI: Perbaikan wahana Sindu Kusuma Edupark yang berada di Sinduadi, Mlati, Sleman (28/8).Delima Purnamasari/Radar Jogja
REVITALISASI: Perbaikan wahana Sindu Kusuma Edupark yang berada di Sinduadi, Mlati, Sleman (28/8).Delima Purnamasari/Radar Jogja

RADAR JOGJA - Wahana Sindu Kusuma Edupark (SKE) yang berada di Sinduadi, Kapanewon Mlati ditutup sementara. Rencananya, wahana ini baru dibuka kembali pada Oktober mendatang. 

"Kami sedang renovasi di seluruh wilayah 7,2 hektare ini. Jadi ada perbaikan dan penambahan wahana," tutur staf pemasaran SKE Reni Darliza Rabu (28/8). 

REVITALISASI: Perbaikan wahana Sindu Kusuma Edupark yang berada di Sinduadi, Mlati, Sleman (28/8).Delima Purnamasari/Radar Jogja
REVITALISASI: Perbaikan wahana Sindu Kusuma Edupark yang berada di Sinduadi, Mlati, Sleman (28/8).Delima Purnamasari/Radar Jogja

Menurut Reni, salah satu fokus perbaikan ada di gedung serbaguna untuk nantinya bisa mengakomodasi berbagai paket. Mulai dari pernikahan, wisuda, hingga pelatihan. 
"Kami juga adakan paket edukasi manasik haji. Untuk ka'bahnya sudah kami sediakan," ucapnya. 

Reni menjelaskan, perbaikan ini dilakukan oleh manajemen yang baru. Kondisi ini membuat SKE juga mengganti pegawai di dalamnya. "Dari manajemen lama hanya ada beberapa pegawai saja," tuturnya. 

Sementara untuk penjual makanan, Reni menjelaskan, mereka akan diprioritaskan berjualan kembali ketika renovasi selesai. Itu pun jika pedagang masih menginginkan. "Food court ini tutup karena kami lakukan renovasi juga. Kontrak mereka dengan manajemen lama sudah diselesaikan," ucapnya. 

Dengan seluruh perbaikan ini, Reni berharap masyarakat bisa merasa nyaman dan aman ketika berwisata. Terlebih, bisa mengetahui bahwa wahana SKE tidak hanya kincir besar yang disebut dengan Cakramanggilingan. 

"Selama perbaikan ini kami masih menyediakan stan ganti rugi ketika penjualan tiket hotsale dari manajemen lama," pesan Reni. 

Sementara itu, Lurah Sinduadi Senen Haryanto menjelaskan, penutupan sementara SKE ini tidak memengaruhi pendapatan desa. "Sewanya kisaran Rp 275 juta per tahun. Waktu Covid-19 pun tidak kami potong, hanya tunda bayar," tuturnya. 

Sebagai pimpinan wilayah Sinduadi, Senen mengaku juga turut mempromosikan SKE pada tamu kalurahan yang datang. Selain itu, ikut memberikan masukan bagi perbaikan ke depannya. "Harapan setelah renovasi ini bisa berkembang lagi dan ramai oleh pengunjung," ujar Senen. (cr1/eno)

Editor : Satria Pradika
#perbaikan #Wahana Sindu Kusuma Edupark #SKE #ditutup sementara #Sinduadi #Kapanewon Mlati