Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Muntahkan Awan Panas Guguran, dan 65 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya, Jarak Luncur 1,8 Kilometer

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 25 Agustus 2024 | 16:24 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Teramati 1 kali Awan Panas Guguran ( APG ) ke arah barat daya ( Kali Bebeng ) dengan jarak luncur 1000 meter.

Teramati 65 kali guguran lava ke arah barat daya ( Kali Bebeng ) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter. 

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman. 

Periode pengamatan Sabtu 24 Agustus 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. 

Cuaca di Gunung Merapi mendung, cerah, dan berawan. 

Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. 

Suhu udara 14.7-26° celcius, kelembaban udara 61-99 persen, dan tekanan udara 873.5-918.8 mmHg. 

Gunung Merapi kabut 0-III, dan terlihat jelas. 

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 meter di atas puncak kawah. 

Terjadi kegempaan Awan Panas Guguran, Guguran, Hybrid/Fase Banyak, dan kegempaan Vulkanik Dangkal. 

Baca Juga: Tarikan Lengger, Rianto Pukau Pengunjung di Panggung ARTJOG 2024

Aktivitas Gunung Merapi berada di level 3 Siaga. 

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#lava pijar gunung merapi #Gunung Merapi di Sleman #Kabupaten Sleman #awan panas guguran gunung merapi