SLEMAN - Website Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kebobolan pada Kamis (22/8/2024) malam sekitar pukul 21.45 WIB.
Situs tersebut sempat muncul gambar viral simbol gerakan mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan jalannya Pilkada 2024.
Kasubdit Sistem Informasi dan Keamanan Siber UNY Rusnandar membenarkan website resmi UNY sempat disusupi peretas.
Penyusup itu terdeteksi masuk ke sistem website sekitar pukul 21.45 WIB.
"(Masuk) melalui level user," kata Rusnandar pada Jumat (23/8/2024).
Dia mengakui, dalam dua bulan terakhir serangan siber dari dunia maya ke website UNY memang cukup gencar.
Lebih sering didominasi oleh judi online.
"Levelnya user atau akses ilegal," ujarnya.
Pihaknya memastikan serangan-serangan tersebut telah berhasil ditangani.
Pada masa pemulihan dan perbaikan sistem akun di-takedown.
"Jam 09.00 WIB pagi tadi (Jumat 23/8/2024) sudah berhasil kami tangani."
"Untuk perbaikan pengamanan sudah kami upgrade," terangnya.
Rusnandar juga memastikan akses ilegal belum sampai pada penyusupan malware ke konten.
Malware (malicious software) adalah perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan merusak, mengubah, atau mencuri data dari komputer atau jaringan sasaran.
"Jadi ini memang kelemahan usernya. Password bisa ditebak atau bagaimana sehingga bisa masuk," ungkapnya.
Sebelumnya, di laman UNY ketika dibajak terpampang gambar berlatar warna biru.
Bertuliskan Peringatan Darurat disertai logo Garuda Pancasila.
Di atasnya tertulis: HELLO CITIZEN // BANGSIN WAS HERE !!!
Diketahui, gambar tersebut merupakan gerakan masif di dunia maya saat berlangsung gerakan mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin