Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

KPU Sleman Tetapkan DPS Capai 854.269 Orang, Masyarakat Diharapkan Aktif Beri Tanggapan

Delima Purnamasari • Kamis, 22 Agustus 2024 | 11:40 WIB
Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan KPU Sleman Noor Aan Muhlisoh. Delima Purnamasari/Radar Jogja
Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan KPU Sleman Noor Aan Muhlisoh. Delima Purnamasari/Radar Jogja

 

RADAR JOGJA - Persiapan Pilkada 2024 terus dilakukan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Untuk itu, masyarakat diharap aktif memberi tanggapan. 

"Jumlah DPS ada 854.269. Terdiri atas 415.031 laki-laki dan 439.238 perempuan," tutur Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan KPU Sleman Noor Aan Muhlisoh. 

Dia menuturkan, DPS ini ditetapkan dari data penduduk potensial pemilih yang telah dilakukan pencocokan dan penelitian oleh pantarlih. Selanjutnya, pemilih yang tidak memenuhi syarat akan dicoret dan ditambah oleh pemilih baru yang belum terdaftar. "Masyarakat diharap memberikan tanggapan kalau menemukan data yang tidak sesuai," tutur Noor. 

Data yang tidak sesuai sendiri berarti ada warga yang pindah, baru masuk daerah, hingga meninggal. Nantinya data tersebut akan disinkronkan kembali menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 21 September. 

Noor juga menuturkan jika KPU Sleman telah menetapkan 1.731 tempat pemungutan suara (TPS). Terdiri dari 1.727 TPS reguler dan empat TPS lokasi khusus. 

TPS lokasi khusus tersebut berada di Lapas Pakem, Lapas Cebongan, Unit Bina Laras Kalasan, dan Panti Wreda Pakem. 

Sementara itu, Ketua PPS Kalurahan Sinduadi Nurdiyanto menuturkan, hingga Rabu (21/8) di wilayahnya belum ada penambahan dari DPS. "Kami hanya menerima laporan untuk yang meninggal. Ada empat," tuturnya. 

Nurdiyanto mengaku sudah melakukan penempelan pengumuman DPS agar masyarakat bisa mengetahui. "Kami juga gencar sosialisasi pilkada di arisan atau musyawarah warga. Termasuk di acara kirab," tuturnya. 

Dia berharap partisipasi di wilayahnya bisa meningkat dibanding pilkada lalu. Jika sebelumnya hanya 80 persen, dia optimistis tahun ini bisa mencapai 85 persen. (cr1/eno)

Editor : Satria Pradika
#KPU Sleman #Noor Aan Muhlisoh #dps #Komisi Pemilihan Umum