SLEMAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Mlati ungkap penyebab kecelakaan lalu lintas memakan korban jiwa di Selokan Mataram Kalurahan Sinduadi, Mlati, Sleman, Rabu (21/8/2024) dini hari tadi.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari ternyata melibatkan dua kelompok remaja yang saling ejek dan kejar-kejaran motor.
Sesampainya di Selokan Mataram, sejumlah korban kehilangan kontrol hingga menabrak pohon. Sementara satu remaja terpental ke dalam Selokan Mataram.
Kapolsek Mlati Kompol Irwiantoro mengatakan, dari info awal yang didalami polisi, kejadian tersebut diduga disebabkan adanya kesalahpahaman antara dua kelompok remaja di jalan.
Mereka saling ejek sehingga terjadi kejar-kejaran dengan motor.
Kelompok remaja yang dikejar melaju dengan kendaraan dan melawan arah atau arus.
Selanjutnya menabrak pohon di lokasi kejadian.
"Korban berboncengan empat orang di satu kendaraan,” jelasnya saat dikonfirmasi Radar Jogja, Rabu (21/8/2024) petang.
Dua rekan korban menderita luka ringan dan satu teman korban mengalami luka kritis.
Mereka dilarikan ke RSUP Dr Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara, satu korban meninggal dunia karena tercebur dan tenggelam dalam air Selokan Mataram.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan DIY telah melakukan pencarian korban tenggelam.
Korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 11.52 WIB.
Titik penemuan korban tepatnya 100 meter dari lokasi kejadian.
Kepala SAR DIY Kamal Riswandi mengatakan, awalnya korban pergi bersama temannya untuk menjenguk rekannya yang lain.
Kemudian di tengah jalan, korban dikejar oleh sekelompok pemuda yang diduga klitih di sekitar lokasi kejadian pada Rabu (21/8/2024) dini hari.
Karena dikejar, motor korban menabrak pohon di pinggir Selokan Mataram.
“Korban terpental dan jatuh ke Selokan Mataran,” kata Kamal, Rabu (21/8/2024).
Mendapat laporan tersebut, Unit Siaga Basarnas Sleman langsung meluncur ke lokasi.
Tim SAR gabungan menerjunkan satu tim untuk melakukan penyisiran awal di lokasi.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan body rafting dan menyisir ke arah timur menuju area lokasi korban diduga tenggelam.
Setelah kurang lebih satu jam pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan tubuh korban.
“Korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan autopsi,” ujar Kamal. (tyo)
Editor : Meitika Candra Lantiva