Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harus Diwaspadai, Sudah ada 14 Bahasa Daerah yang Punah, Bahasa Jawa Juga Rentan

Delima Purnamasari • Rabu, 31 Juli 2024 | 05:05 WIB
Pelaksanaan Kompetisi Bahasa dan Sastra 2024 Kabupaten Sleman.Delima Purnamasari/Radar Jogja
Pelaksanaan Kompetisi Bahasa dan Sastra 2024 Kabupaten Sleman.Delima Purnamasari/Radar Jogja

 
RADAR JOGJA - Menurut pusat penelitian bahasa Ethnologue, sebanyak 14 bahasa daerah sudah punah dan tidak memiliki penutur lagi. Sementara itu, bahasa Jawa juga dalam kondisi rentan.


 “Banyak penutur muda hilang karena orang tua tidak mengajarkan. Begitu lahir, kenalnya bahasa Indonesia,” tutur Staf Bidang Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Sleman Eko Widodo saat ditemui pada Kompetisi Bahasa dan Sastra 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman Selasa (30/7).


Menurut Eko, bahasa Jawa memang belum hilang. Tetapi berkurangnya penutur ini menjadikannya riskan. Padahal, bahasa Jawa unik karena memiliki tingkatan khusus sehingga cenderung lebih santun.


 Dia juga mengaku belum pernah menemukan diktat dan modul bahasa Jawa yang menarik dan memperhatikan keterbacaan. Misalnya, jumlah kata tiap baris, jumlah baris tiap halaman, hingga porsi gambar dan tulisan. “Beda dengan bahasa Inggris yang sudah banyak modulnya,” jelas Arif.


 Menurutnya, bahasa Jawa yang mulai ditinggalkan ini harus dilestarikan kembali. Khususnya di lingkup keluarga karena sekolah hanya bisa berperan sebagai stimulus.
 
“Penyelenggaraan acara, kompetisi, dan festival tetap penting. Utamanya apabila ditujukan bagi anak-anak,” ujar Arif. (cr1/eno)

Editor : Satria Pradika
#rumah dinas #Kompetisi Bahasa #bahasa jawa #Kabupaten Sleman