RADAR JOGJA - Teramati 24 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1800 meter.
Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman.
Periode pengamatan Kamis 25 Maret 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.
Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Baca Juga: Sempat Jadi Rival Perebutkan Rekomendasi, Yulianto Ditunjuk DPC PDIP Kebumen Jadi Jurkam Arif-Rista
Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah.
Cuaca di Gunung Merapi berawan, dan cerah.
Angin bertiup tenang ke arah timur.
Suhu udara 14.6-26 °C, kelembaban udara 32-99 %, dan tekanan udara 798.2-918.7 mmHg.
Gunung berkabut 0-II, kabut 0-III, dan kadang terlihat jelas.
Baca Juga: Ada Empat SMPN di Satu Kapanewon, YPP 17 Beri Alasan SMP YP 17 Pandak Tak Beroperasi Lagi
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.
Terjadi kegempaan awan panas guguran, guguran, low frekuensi, hybrid/fase banyak, vulkanik dangkal, dan tektonik jauh.
Aktivitas Gunung Merapi masih berada pada level III (siaga).
Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Baca Juga: Mahasiswa UGM Ubah Ekstrak Kulit Buah Naga dan Kunyit Jadi Lip Tint
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin