RADAR JOGJA - Kawasan barat Kabupaten Sleman dikenal sebagai lumbung pangan bagi masyarakat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Terutama di empat wilayah kapanewon yang area lahannya didominasi hamparan persawahan. Seperti di Minggir, Moyudan, Seyegan, dan Godean.
Melihat potensi kawasan barat yang begitu besar, Bupati Sleman Dra Hj. Kustini Sri Purnomo berharap, wilayah tersebut ke depan tidak hanya unggul dalam urusan pemenuhan kebutuhan pangan. Tapi bisa dikelola sebagai sentra wisata pertanian. "Banyak desa wisata yang bisa dikembangkan dengan nuansa alam pertanian," ungkap Kustini belum lama ini.
Dikatakan, pengunjung desa wisata kerap dikaitkan dengan wisatawan minat khusus. Demikian pula konsep pengembangan desa wisata di kawasan barat Kabupaten Sleman.
Baca Juga: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Imbau Petani Beradaptasi dengan Perkembangan Teknologi
Wisatawan bisa menginap di home stay desa wisata. Mereka akan disuguhi aneka kegiatan budaya lokal. Bahkan bukan tidak mungkin mereka bisa mengikuti kegiatan rutin masyarakat setempat. Yakni bertani. Mulai menanam padi, membajak sawah, sampai panen.
Terkait hal itu, Kustini mengimbau para petani mengubah pola pikir dalam usaha pertanian. Yang dulu murni bercocok tanam di sawah. Kini kegiatan itu bisa dikembangkan sebagai potensi wisata. "Kalau sektor wisatanya meningkat tentu kesejahteraan masyarakat setempat akan meningkat," katanya optimistis.(cr1)
Editor : Satria Pradika