RADAR JOGJA – Jajaran Polresta Sleman menangkap pemuda asal Mlati, Sleman berinisial RIR, 21, karena membawa senjata tajam jenis celurit saat berkendara di jalanan. Saat ini, pelaku mendekam di sel tahanan Maporesta Sleman.
Kasubnit 3 Satreskrim Polresta Sleman Ipda Imanuel Siahaan mengatakan, pelaku dalam keadaan mabuk dan membawa senjata jenis celurit dengan dalih untuk berjaga-jaga.
Penangkapan pelaku sendiri berawal saat anggota URC Satsamapta Polresta Sleman sedang melakukan patroli. “Kemudian mendapat laporan dari masyarakat ada dua laki-laki mengendarai motor dan membawa celurit,” ujarnya dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman Rabu (10/7).
Keduanya dilaporkan tertangkap warga di pos ronda di Padukuhan Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman pada Minggu (23/6) pukul 03.00. Awalnya, warga di lokasi melihat ada rombongan motor yang melewati pos itu.
Warga pun masih berjaga jika nanti mereka kembali. “Lalu pelaku RIR datang dengan joki (pengendara motor) dan ternyata membawa senjata tajam dalam keadaan mabuk," ungkap Imanuel.
Celurit yang dibawa, dimasukkan ke dalam hoodie atau jaket. Motifnya untuk berjaga-jaga jika ada orang lain yang akan melakukan kekerasan terhadap dirinya. “Apapun alasannya itu tidak bisa dibenarkan,” kata Imanuel.
Diketahu, senjata tajam tersebut sebenarnya adalah milik si joki. Namun saat ditangkap petugas, senjata tajam dipegang oleh pelaku RIR. Sebab, pelaku RIR ditantang oleh si joki untuk membawa senjata tajam. Akibatnya RIR dikenakan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan si joki diberi sanksi wajib lapor.
Sementara itu, RIR mengaku membawa celurit karena disuruh oleh rekannya. Senjata itu pun belum digunakannya untuk melukai orang. "Cuma dibawa buat jaga-jaga," ujarnya kepada wartawan.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Salamun menambahkan, upaya patroli keamanan dan ketertiban di masyarakat akan terus dilakukan. Tujuannya untuk mengurangi risiko kejahatan jalanan dan tindak pidana kriminalitas lainnya. “Upaya pencegahan untuk menjaga kamtibmas terus dilakukan supaya tetap kondusif,” ucapnya. (tyo/eno)
Editor : Satria Pradika