Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Mengeluarkan Lima Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Kali Bebeng), Jarak Luncur Maksimum 1.400 Meter

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 12 Juni 2024 | 13:41 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Teramati 5 kali Guguran lava ke arah Barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.400 meter.

 Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman. 

Periode pengamatan Selasa 11 Juni 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Baca Juga: JCW Dukung Kejari Kulon Progo Ajukan Kasasi, terhadap Vonis Bebas Terdakwa Jagabaya Sidorejo Muh Thoyib

Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten. 

Cuaca di Gunung Merapi berawan, dan mendung. 

Angin bertiup lemah, dan sedang ke arah timur, dan barat. 

Suhu udara 18.1-27 °C, kelembaban udara 60-99.8 %, dan tekanan udara 874.3-918.8 mmHg. 

Asap kawah tidak teramati. 

Baca Juga: Proses PPDB Online, Disdikpora DIY Imbau Orang Tua Rutin Cek Alur Pendaftaran

Terjadi kegempaan guguran, hybrid/fase banyak, vulkanik dangkal, dan tektonik jauh. 

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga). 

Rekomendasi BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Baca Juga: Rekomendasi 3 Café di Jogja yang Buka 24 Jam: Cocok Buat Ngerjain Tugas Tanpa Mikirin Batas Waktu

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Baca Juga: Apes! Kandang Ternak Ayam Sekaligus Rumah Warga Kerjo Karanganyar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. 

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#lava pijar gunung merapi #gunung merapi aktif #Kabupaten Sleman #awan panas guguran gunung merapi