SLEMAN - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sleman menggelar job fair sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dan menjadi rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108.
Kepala Disnaker Sleman Sutiasih mengatakan, kegiatan job fair dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 16 sampai 17 Mei 2024. Adapun untuk tempatnya berada di Sleman City Hall (SCH).
Sutiasih mengungkapkan, ada 40 perusahaan yang ikut serta dalam job fair tersebut. Menurut dia, nantinya masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan itu untuk mendapatkan pekerjaan.
“Kemungkinan perusahaan yang ikut cukup banyak , bahkan ada sebagian yang (membuka lowongan) online karena melebihi kuota,” ujar Sutiasih, Rabu (15/5).
Lebih lanjut, mantan Sekretaris Disnaker itu mengungkap, kalau kegiatan job fair merupakan salah satu upaya Pemkab Sleman untuk menekan angka pengangguran. Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun ini ditarget dapat turun pada angka 4,45 persen.
Jika dibandingkan tahun lalu, angka TPT di Sleman sendiri menyentuh angka 4,47 persen. Sehingga untuk tahun ini target penurunan pengangguran diharapkan bisa turun sebesar 0,02 persen.
Selain melalui kegiatan job fair, lanjut Sutiasih, Disnaker Sleman juga melaksanakan padat karya di 264 titik. Jumlah itu, menurutnya naik hampir dua kali lipat jika dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya hanya 137 titik.
Dia merinci, banyaknya titik padat karya tahun ini karena kabupaten Sleman mendapat Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemda DIY. Adapun pogram padat karya yang dibiayai BKK sendiri mencapai 244 titik.
Sementara untuk padat karya yang bersumber dari APBD kabupaten Sleman sebanyak 20 titik. Untuk total anggaran pelaksanaan padat karya di 246 titik tersebut mencapai Rp. 19 miliar.
“Untuk pelaksanaannya dilakukan empat tahap,” bebernya. (inu)
Editor : Iwa Ikhwanudin