Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi di Sleman Mengeluarkan 7 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya (Kali Bebeng), Jarak Luncur Maksimum 1.500 Meter

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 15 Mei 2024 | 14:39 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Teramati 7 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1500 meter.

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi terkini. 

Periode pengamatan Selasa 14 Mei 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.

Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung. 

Baca Juga: Real Madrid 5-0 Deportivo Alaves, Vinicius Junior Yang Mencetak Brace: Saya Dalam Kondisi Yang Prima untuk Final di Wembley

Angin bertiup lemah, sedang ke arah timur, dan barat. 

Suhu udara 17-27 °C, kelembaban udara 40-98.8 %, dan tekanan udara 872.6-918.7 mmHg.

Gunung Merapi terlihat jelas.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75-100 meter di atas puncak kawah.

Baca Juga: SMK Muhammadiyah 1 Kalasan Miliki Jurusan Musik, Bakal Gandeng Personel Sheila on 7, Jikustik, hingga Letto

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga).

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Baca Juga: Berikut 9 Tips Mengatasi Situasi Canggung saat Mengobrol: Yuk, Cairkan Suasana dalam Pergaulan!

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Baca Juga: Tak Ada Nama HP, Afnan atau Singgih, Wakil Ketua Kadin DIY hingga Politikus Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Kabupaten Sleman #Suhu Panas #Awan Panas #lava pijar