Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berlatar Belakang Sawah di Sleman, Trio Encik-Pram-Anang Launching Single Lagu Ojo Dibaleni, Begini Suasananya..

Iwa Ikhwanudin • Senin, 13 Mei 2024 | 03:35 WIB
Encik, Pram, dan Anang Batas (kanan ke kiri) saat launching single Ojo Dibaleni di Ngaglik Sleman, Minggu 12 Mei 2024.
Encik, Pram, dan Anang Batas (kanan ke kiri) saat launching single Ojo Dibaleni di Ngaglik Sleman, Minggu 12 Mei 2024.

SLEMAN - Ngejam di panggung, coffee shop, atau di studio musik sudah biasa. Namun ngejam di area persawahan, ini baru unik, tidak biasa. 

Demikian yang dilakukan trio Anang Batas, Shri Krishna Encik, dan Pram Jasmine. Mereka bertiga sengaja bermain musik di sawah saat melaunching single lagu Ojo Dibaleni. 

"Ya, launching sengaja kami lakukan di sini (sawah) agar ada nuansa unik. Sekalian menyore bersama kawan dan sahabat. Biar suasana cair," ucap Encik. 

Launching Ojo Dibaleni tersebut digelar Minggu, 12 Mei 2024 sore. Berlokasi di Cinia Pasta House, Sumberan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Selain launching, sekaligus slametan ulang tahun ke-55 Anang Batas, dan soft launching Cinia Pasta House. 

Acara tersebut dipandu MC Willy. Dihadiri sejumlah seniman, di antaranya pemusik Doni Saputra, dan pelukis Bambang Heras. Kabarnya, Ojo Dibaleni bakal dicover oleh Ndarboy. 

Saat launching Ojo Dibaleni, pada saat bersamaan, pada pukul 17.00 WIB, lagu tersebut ditayangkan premier di kanal Youtube The Ponidi JaniBegidiTV. 

Trio Pram, Encik, dan Anang Batas memang sudah kali keenam mengundang tokoh untuk dijadikan narasumber di podcast mereka. 

"Ide pembuatan lagu Ojo Dibaleni juga muncul saat kami melakukan podcast itu," cerita Anang.

Launching Ojo Dibaleni berlangsung non formal. Penuh gelak tawa khas ketika para seniman Jogja bertemu. Mereka tak sungkan mengeluarkan kata-kata ejekan untuk memeriahkan suasana.

Agar lebih resmi, dilakukan pemotongan tumpeng nasi kuning di tengah acara launching Ojo Dibaleni. Acara ditutup ketika Azan Maghrib telah berkumandang.

"Semoga apa yang kami lakukan ini turut mewarnai khasanah berkesenian di Jogja tercinta," ujar Anang. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Ojo Dibaleni #Launching Single #anang batas