SLEMAN - Kader PDIP Danang Maharsa mengaku siap untuk maju di Pilkada 2024.
Sosok yang juga tengah menjabat sebagai Wakil Bupati Sleman itu bahkan sudah membidik posisi sebagai orang nomor satu di Sleman.
Danang mengatakan, memang akan menyalonkan diri sebagai bupati Sleman di Pilkada 2024 mendatang.
Alasannya, karena dirinya merupakan kader PDI Perjuangan yang sejatinya merupakan partai pemimpin dengan jumlah kursi terbanyak di DPRD.
“Prinsipnya PDIP partai pemenang dan saya kader, saya pejuang partai, maka saya akan mencalonkan sebagai bupati,” ujar Danang saat ditemui, Minggu (28/4).
Meski memiliki komitmen untuk menduduki jabatan sleman satu.
Danang mengaku, nantinya akan manut dengan keputusan DPP PDIP, jika nanti rekomendasi dari partai dicalonkan sebagai wakil bupati.
Dia pun menyatakan, sudah berkomunikasi dengan keluarga terkait dengan keputusannya tersebut.
Termasuk menyiapkan tim untuk berjuang di kontestasi Pilkada 2024 mendatang.
“Perkara nanti rekomennya lain saya harus mentaati, prinsip saya akan maju sebagai bupati,” tegas Danang.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sleman Koeswanto menyatakan, mulai dari Senin (29/4) hingga tanggal 31 Mei 2024 mendatang.
Pihaknya akan membuka penjaringan bakal calon kepala daerah.
Koeswanto menegaskan, bahwa DPC PDIP Sleman akan menekankan lima poin pada calon pemimpin Kabupaten Sleman ke depannya.
Pertama, setiap pemimpin pada dasarnya harus memegang otoritas kepemimpinan serta menjalankan program, evaluasi yang didalamnya melekat seluruh aspek pengorganisasian.
Kedua, pemimpin juga harus mengorganisir orang dan menginstruksi suatu program menjadi tugas setiap elemen organisasi.
Ketiga, calon pemimpin yang akan diusung PDIP harus mampu memahami aspek psikologis, memiliki kemampuan komunikasi, motivasi, dan menjadi daya gerak seluruh elemen organisasi.
Lalu keempat, pemimpin juga wajib memiliki strategic thinking, memahami tujuan-tujuan organisasi.
Selain itu, memahami sumber daya yang diperlukan serta menjalankan program berdasar skala prioritas, dan secara periodik melakukan evaluasi.
“Terkahir, pemimpin kabupaten Sleman kelak harus selalu melakukan komunikasi serta komunikasi dengan partai, jangan meninggalkan partai. Kanhan meningalkan apalagi melupakan perjuangan dari kader/simpatisan partai,” pesan Koeswanto.
Sekretaris DPC PDIP Sleman Gustan Ganda menambahkan, dalam kontestasi Pilkada 2024 ini pihaknya juga membuka pintu koalisi dengan partai manapun yang akan bekerjasama di Pilkada 2024.
Namun, partai yang akan berkoalisi dengan PDIP harus memiliki ideologi Pancasila.
“Itu penegasan dari DPP partai,” tegas Ganda. (inu)