Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ahli Nuklir UGM Yudi Utomo Jadi Buron Polda Jatim Diduga Terlibat Money Laundry Rp 9,2 M, Pihak Kampus Tegaskan Itu Urusan Pribadi

Adib Lazwar Irkhami • Jumat, 19 April 2024 | 12:30 WIB

 

Sekretaris Universitas UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu (kanan).
Sekretaris Universitas UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu (kanan).


RADAR JOGJA - Ahli nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta Ir Yudi Utomo Imardjoko MSc, Ph.D (YUI) masuk dalam daftar pencairan orang (DPO) Polda Jawa Timur. Yudi Utomo terseret dugaan kasus money laundry atau pencucian uang.


Dalam kasus ini, YUI disebut-sebut telah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) saat menjadi direktur utama PT Energi Sterila Higiena. Jumlah uang yang diduga digelapkan sebesar Rp 9,2 miliar.


Sekretaris Universitas UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu membenarkan YUI adalah pegawai negeri sipil (PNS) UGM. "Tapi kami di UGM tidak banyak mengetahui kegiatannya di luar," katanya saat menghubungi Radar Jogja kemarin (18/4).


Di Fakultas Teknik (FT) UGM, Yudi Utomo lama tidak aktif mengajar. Untuk memperdalam aktivitas YUI di departemen teknik nuklir dan teknik bidang riset aplikasi kecerdasan buatan untuk teknologi nuklir, Sandi menyarankan agar konfirmasi dengan wakil dekan sumber daya manusia dan administrasi.


"Dari sisi kasusnya kami betul-betul tidak tahu. Tapi prinsipnya jika UGM diminta dalam proses penegakan hukumnya, UGM siap membantu," ujarnya.


Hingga kini UGM belum mendapatkan keterangan resmi dari Polda Jatim mengenai perkara yang membelit salah satu dosen UGM ini. "Saya cek di SDM kami, hukum dan organisasi juga belum ada (pemberitahuan penanganan kasus)," ungkap pria yang baru menjabat di rektorat 2023 ini.


Terpisah, Wakil Dekan SDM dan Administrasi FT UGM Muslikin Hidayat mengatakan, selain menjadi dosen di "kampus biru" ini yang bersangkutan menjabat direktur salah satu perusahaan yang mengurusi tentang nuklir. "Kami sedang melakukan pengecekan kepegawaian, sudah berapa lama (YUI) tidak mengajar," jelasnya.


Sebagaimana dosen yang lain, ketika ditugaskan ke tempat lain maka tidak aktif mengajar di kampus. Belakangan Muslikin kaget tiba-tiba muncul informasi yang bersangkutan masuk DPO polisi. "Kalau buron kesannya kok bagaimana gitu ya," ucapnya.


Dia juga sudah kroscek ke Departemen Teknik Nuklir UGM mengenai kasus yang tengah dialami YUI. Namun informasinya terhenti karena sama-sama tidak tahu. "Saya kira itu (kasusnya) murni urusan pribadi ya. Jadi tidak ada kaitan dengan UGM," tegasnya. (gun/laz)

Editor : Satria Pradika
#Universitas Gadjah Mada (UGM) #TPPU #money laundry #polda jatim #Teknik Nuklir UGM #Nuklir UGM #pencucian uang