Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Lebaran Pemkab Sleman Klaim 80 Persen Jalan Kondisinya Baik, Namun Ada yang Rusak Parah di Prambanan

Iwan Nurwanto • Kamis, 28 Maret 2024 | 19:29 WIB
LANCAR: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menyampaikan keterangannya tentang kondisi jalan kabupaten menghadapi lebaran, Rabu (27/8).
LANCAR: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menyampaikan keterangannya tentang kondisi jalan kabupaten menghadapi lebaran, Rabu (27/8).

SLEMAN - Menghadapi musim mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemkab Sleman terus mengebut perbaikan jalan.

Bahkan, sampai saat in, jalan kabupaten yang kondisinya cukup baik diklaim mencapai 80 persen.


Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, total panjang jalan kabupaten di wilayahnya mencapai 699,5 kilometer.

Dari jumlah tersebut, menurutnya, 80 persen dalam kondisi baik atau layak jika dilintasi kendaraan.


Kustini merinci, untuk jalan kabupaten yang masuk kondisi baik sepanjang 184,3 kilometer atau 26,5 persen.

Kemudian jalan kabupaten dengan kondisi sedang sepanjang 390,7 kilometer atau 55,85 persen.

Sementara untuk jalan kabupaten yang kondisi rusak ringan sepanjang 118,65 kilometer atau 16,96 persen.


Dia menyatakan, untuk menyambut musim mudik lebaran tahun ini Pemkab Sleman memang terus mengupayakan perbaikan jalan kabupaten berupa penambalan.

Sehingga kemudian dapat dipersiapkan untuk penyangga jalan nasional, jalan provinsi, maupun akses untuk wisata di kawasan Kaliurang dan Prambanan.


“Jalan kabupaten yang disiapkan sebagai jalur penyangga jalan nasional dan provinsi tahun 2024 berjumlah 52 ruas, total ruas sepanjang 166,1 kilometer dengan persentase kelayakan jalan 80-100 persen,” ujar Kustini, Rabu (27/3) kemarin.


Meski secara umum jalan kabupaten dalam kondisi baik, Kustini tak menampik ada ruas jalan kabupaten yang kondisinya memprihatinkan.

Salah satunya di Padukuhan Pereng, Sumberharjo, Prambanan, atau tepatnya di depan SMP Negeri 2 Prambanan.


Menurut orang nomor satu di Sleman itu, kondisi jalan di depan SMPN 2 Prambanan memang rusak parah karena aktivitas truk-truk pertambangan pasir.

Untuk solusi terkait permasalahan tersebut, kini Pemkab tengah berkomunikasi dengan penambang.


“Ada jalan kabupaten yang rusak total di Prambanan karena aktivitas pertambangan. Namun bukan akses wisata,” terang Kustini.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Mirza Anfansury menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi untuk upaya perbaikan jalan rusak di Padukuhan Pereng.

Hasilnya, perbaikan jalan rusak akan dilakukan oleh pihak penambang.


Menurut Mirza, bentuk perbaikannya nanti akan berupa penambalan pada titik-titik jalan berlubang.

Hanya saja dia belum dapat membeberkan kapan tindakan perbaikan jalan rusak tersebut akan dilakukan.


“Kita sudah koordinasi dengan pihak tambang. Mereka menyanggupi untuk memperbaiki,” katanya. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Hari Raya Idul Fitri #perbaikan jalan #musim mudik