Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Empat Juta Pemudik Diprediksi Masuk Sleman, Waspada Ada Empat Titik Jalur Tengkorak

Iwan Nurwanto • Kamis, 28 Maret 2024 | 00:21 WIB
SIAP: Suasana saat jumpa pers terkait persiapan Pemkab Sleman dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
SIAP: Suasana saat jumpa pers terkait persiapan Pemkab Sleman dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

SLEMAN - Pemkab Sleman memprediksi bakal ada 4 juta pemudik yang masuk ke wilayah tersebut pada Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Berbagai upaya antisipasi pun dilakukan karena ada beberapa ruas jalan berbahaya atau jalur tengkorak.


Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, jumlah pemudik yang akan masuk ke Yogyakarta diprediksi mencapai 11,7 juta orang.

Dari jumlah tersebut, ada kemungkinan sebanyak 4 juta orang bakal masuk ke Kabupaten Sleman.


Danang menyampaikan, bahwa mayoritas pemudik nantinya juga akan lebih banyak menggunakan moda transportasi darat.

Seperti kereta api sebesar 20,3 persen, lalu bus sebesar 19,4 persen, kendaraan pribadi berupa mobil sebanyak 18,3 persen, dan sepeda motor sebanyak 16,7 persen.


Oleh karena itu, dia berharap, agar pihak terkait seperti Dinas Perhubungan dan kepolisian bisa melakukan berbagai persiapan.

Khususnya, dalam upaya mengurai kepadatan kendaraan pada titik-titik rawan macet. Salah satu contohnya pada ruas-ruas jalan yang menuju destinasi wisata.


“Lama tinggal masyarakat menghadapi lebaran ini kemungkinan tiga sampai lima hari, karena setelah merayakan Idul Fitri biasanya masyarakat banyak melakukan kegiatan di destinasi-destinasi wisata,” ujar Danang, Rabu (27/3)


Dari hasil pemetaan Dinas Perhubungan dan Polresta Sleman. Pada musim mudik lebaran tahun ini ada empat titik ruas jalan yang rawan kecelakaan atau masuk kategori jalur tengkorak.

Yakni, di Jalan Kaliurang, Jalan Solo, serta dua titik di wilayah Prambanan. 


Wakasatlantas Polresta Sleman AKP Arfita Dewi membeberkan, untuk jalur rawan bahaya yang dipetakan pihaknya berada di Jalan Kaliurang Km 4 hingga Km 17 . 

Selain itu, di Jalan Solo. Tepatnya, yang masuk wilayah Kalasan hingga Prambanan.


Fita sapaannya menyebut, bahwa menghadapi musim libur lebaran ini pihaknya juga sudah menyiapkan empat pos.

Rinciannya dua pos pengamanan di Tempel dan Prambanan. Serta pos pelayanan di Amplas dan Gamping.


“Kami juga menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengaturan lalu lintas secara manual dan pengalihan arus,” terangnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arip Pramana menuturkan, bahwa jalur yang cukup berbahaya bagi pemudik ada di wilayah Prambanan atas.

Meliputi Jalur Breksi dan Jalur Pereng. Lantaran kedua jalan tersebut memiliki tingkat kemiringan hingga 30 derajat.


“Sementara mayoritas kendaraan didesain untuk menghadapi jalan dengan kemiringan 25 derajat. Sehingga kami sudah memasang rambu agar bergeser ke gigi paling rendah, baik untuk dari atas atau bawah," katanya.

"Untuk bus juga tidak boleh lewat jalur pereng,” sambung Arip. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#pemudik #Pemkab Sleman #idul fitri