Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Sudah Capai 27 Persen, Pemasangan Box Culvert Tinggal Selesaikan Empat Titik

Elang Kharisma Dewangga • Kamis, 22 Februari 2024 | 20:00 WIB
JALAN TERUS: Proyek Tol Jogja-Solo Kawasan Selomartani, Kalasan, Sleman, Kamis (22/2).
JALAN TERUS: Proyek Tol Jogja-Solo Kawasan Selomartani, Kalasan, Sleman, Kamis (22/2).

SLEMAN - Proses pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 sampai saat ini masih terus berjalan.

PT Adhi Karya (Persero) selaku pelaksana proyek diketahui tengah menyelesaikan pemasangan box culvert atau terowongan yang letaknya berada di bawah jalan tol.


Humas PT. Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, adapun jumlah box culvert yang harus diselesaikan oleh pelaksana proyek berjumlah 20 titik. Hingga akhir bulan ini sudah 16 yang diselesaikan.


Sehingga, lanjutnya, pihaknya pun tinggal menyelesaikan pemasangan 4 titik box culvert untuk saluran air dan jalan.

Keempat box culvert itu diketahui berada pada dua desa di Kapanewon Mlati. Yakni, Kalurahan Tlogoadi dan Kalurahan Tirtoadi.


“Empat box culvert untuk saluran air dan jalan sudah otw sekarang. Target kami 20 box culvert, dan sekarang sudah 16,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Kamis (22/2).


Selain tengah mengerjakan box culvert, Agung mengaku, pihaknya juga tengah mengebut pemasangan bore pile atau struktur pondasi jalan tol.

Terkait dengan tahap itu diakuinya memang ada kendala terkait pembebasan lahan.


Menurutnya, titik lahan tempat pemasangan bore pile masih ada sebagian yang belum bebas.

Sehingga pelaksana proyek pun memilih untuk melakukan pekerjaan di luar titik tersebut atau memprioritaskan terlebih dahulu pada lahan yang sudah bebas.


Adapun hingga saat ini, lahan yang sudah bebas untuk pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 mencapai angka 70 persen.

Dari total 398.978 meter persegi lahan yang dibutuhkan sudah ada sekitar 275.622 meter persegi telah dibebaskan.


“Pas titik bore pile lahannya belum bebas, sehingga kita geser,” terang Agung.


Sementara itu, Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 PT Jasa Marga Jogja-Solo Aldyan Wiga menyampaikan, pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 ditarget bisa selesai akhir tahun 2024 mendatang.

Dalam upaya pembebasan lahan kendala yang dihadapi hanya masalah administrasi.


Di antaranya karena merupakan tanah warisan, salah menunjukkan sertifikat, hingga pemilik meninggal dunia.

Selain itu, pihaknya pun menemui masalah berupa pemilik tanah yang asetnya diagungkan di bank.


“Untuk pembebasan tidak ada yang stuck atau semua sudah setuju, kami hanya berharap pembebasan berharap bisa secepatnya agar target sesuai rencana,” terang Aldyan. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#tol jogja-solo #adhi karya #box culvert