Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Digelar Lima Hari, Imunisasi Booster Polio di Sleman Ditarget Bisa Sentuh 95 Persen

Iwan Nurwanto • Senin, 19 Februari 2024 | 21:04 WIB
BOOSTER: Petugas medis meneteskan vaksin polio pada anak dalam pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tahap kedua di Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (19/2).
BOOSTER: Petugas medis meneteskan vaksin polio pada anak dalam pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio tahap kedua di Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (19/2).

SLEMAN - Pemkab Sleman melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali melakukan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) polio selama lima hari.

Terhitung dari tanggal 19 sampai 24 Februari 2024 mendatang.

Kegiatan tersebut merupakan pemberian imunisasi kedua atau booster usai Sub PIN polio pertama diberikan pada pertengahan bulan Januari lalu.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, dalam pemberian imunisasi booster polio kali ini pihaknya berharap bisa menyentuh target 95 persen.

Menurut dia, target tersebut merupakan angka yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mencegah terjadinya penularan polio.


Sebagaimana diketahui, pelaksanaan Sub-PIN polio di kabupaten Sleman berdasar atas adanya kejadian luar biasa (KLB) polio di Klaten, Jawa Tengah.

Wilayah Bumi Sembada perlu dilakukan pencegahan karena berbatasan langsung dengan wilayah KLB.


“Target yang diminta Kemenkes 95 persen, semoga dapat tercapai,” ujar Yuli sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Senin (19/2).


Terkait dengan jumlah sasaran dalam Sub-PIN polio di Slema, Yuli membeberkan, imunisasi polio dosis pertama maupun booster menyasar sebanyak 149.821 anak rentang usia 0-7 tahun.

Adapun pemberian imunisasi polio tersebut dilakukan dua kali.


Pelaksanaan imunisasi tahap pertama sudah dilakukan oleh Dinkes Sleman pada tanggal 15 sampai dengan 20 Januari 2024 lalu.

Pada kegiatan itu persentase anak yang mendapatkan imunisasi mencapai 100,3 persen dari target.

Lantaran ada beberapa anak dari luar daerah yang ikut dalam Sub-PIN polio di kabupaten Sleman.


“Harapannya di putaran kedua juga disambut antusias masyarakat,” katanya.


Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengaku, memang cukup mewaspadai penyebaran polio.

Terlebih dengan kondisi geografis kabupaten Sleman yang berbatasan langsung dengan Klaten.


Orang nomor satu di Sleman itu pun memastikan, bahwa monitoring penyakit polio juga terus dilakukan pemerintah.

Supaya tidak ditemukan kasus polio di kabupaten Sleman.


"Kita terus perhatikan perkembangan penyakit ini. Mau tidak mau, semua siaga dan memastikan imunisasi lanjutan ini dilakukan merata ke seluruh anak-anak di Sleman agar kebal dan tidak menularkan ke orang lain,” ungkap Kustini. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#dinkes sleman #polio