SLEMAN - Usia senja tidak menghalangi Sakimo Marto Suharjo untuk menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024.
Pria berusia 100 tahun ini tetap semangat untuk mencoblos di TPS 40 Padukuhan Jaban, Tridadi, Sleman pada Rabu (14/2).
Pria yang akrab Mbah Kasimo ini datang ke TPS dengan menggunakan kursi roda.
Didorong oleh anggota keluarganya, Mbah Kasimo kemudian turun dari kursi roda dan langsung menuju lokasi pemungutan suara.
Pensiunan tentara ini nampak terlihat sangat semangat menuju bilik suara setelah sebelumnya mendaftar ke KPPS dan mengambil surat suara.
Sambil duduk di kursi, Mbah Kasimo nampak mencoblos dari balik bilik suara.
Saat ditanya, Mbah Kasimo tetap ingin datang ke TPS karena ingin menggunakan hak suaranya sebagai warga negara Indonesia.
Dia pun nampak senang ketika sudah mencelupkan kelikingnya dan menggunakan hak nya dalam Pemilu 2024 ini.
Dia mengaku, tidak cukup kesulitan untuk memilih jagoannya dalam pesta demokrasi tersebut. Lantaran selama ini dia masih sering membaca koran dan Alquran.
Sehingga ketika dihadapkan dengan banyak surat suara dia pun tidak memerlukan pendamping. Hanya dibantu berjalan saja menuju bilik lantaran kesulitan berjalan karena pernah terjatuh setahun yang lalu.
“Saya datang ke TPS karena merupakan hak, selain itu juga ingin memilih presiden,” ujarnya sambil terbata-bata.
Sementara itu, Ketua KPPS TPS 40 Solichun menyampaikan, bahwa jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 40 berjumlah 161 orang.
Kemudian, juga ada Daftar Pemilih Khusus (DPK) sebanyak empat orang yang menyalurkan hak suaranya di TPS itu. Mbah Kasimo sendiri merupakan pemilih yang paling tua di TPS 40.
Dia menyatakan, kalau seluruh petugas KPPS TPS 40 juga sudah menyiapkan segala hal.
Mulai dari pengamanan logistik pada malam harinya hingga kesiapan fisik seluruh petugas untuk menyelenggarakan pemungutan suara di esok hari.
“Semua petugas kami himbau istirahat cukup dan menjaga pola makan. Dengan jumlah DPT 161 kami prediksi jam 21.00 hingga 22.00 sudah selesai,” katanya. (inu)