SLEMAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman Harda Kiswaya resmi melepas jabatannya karena purna tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada Rabu (31/1).
Pelepasan mantan Kepala Badan Keuangan Aset dan Daerah (BKAD) sebagai Sekda itu pun disambut antusias masyarakat.
Pantauan Radar Jogja, acara pelepasan Harda Kiswaya dilakukan di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman.
Sejak pagi, ribuan masyarakat terlihat memadati kawasan tersebut untuk mengiringi selesainya tugas Harda sebagai abdi negara.
Pelepasan Harda setelah 30 tahun mengabdi sebagai birokrat Pemkab Sleman pun terbilang cukup meriah.
Lantaran ada pawai ratusan mobil jeep Lereng Merapi, lalu kesenian hadrah, dan pawai gunungan hasil bumi dari 17 kapanewon.
Selain itu, juga ada 57 komunitas dari berbagai unsur yang ikut mengantarkan Harda ke kediamannya di Godean.
Terhitung ada sekitar 3.000 orang yang mengikuti pelepasan pria kelahiran Sleman, 26 Januari 1964 tersebut.
Ditemui di sela kegiatan, Harda mengatakan, sangat berterima kasih atas sambutan masyarakat dalam pelepasannya sebagai Sekda Sleman.
Menurutnya, kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh masyarakat itu merupakan penghormatan besar bagi dirinya secara pribadi.
“Sambutan masyarakat hari ini betul-betul penghormatan yang sangat besar kepada pribadi saya, saya tdak bisa berkata apapun kecuali doa yang tulus kepada masyarakat Sleman,” ujar Harda.
Dia menyatakan, kalau masih memiliki tujuan untuk membawa kabupaten Sleman kearah yang lebih baik. Sehingga Harda pun berkomitmen untuk menjadi kepala daerah.
Harda mengaku, dengan pengalaman 30 tahun mengabdi di Pemkab Sleman dapat menjadi modal.
Khususnya, untuk membawa Sleman menjadi daerah yang lebih baik dibandingkan sekarang.
“Saya bersama masyarakat akan mencari kebaikan. Karena Sleman yang saya dambakan adalah masyarakatnya sejahtera, pelayanan pemerintah baik, dan tidak ada keluhan apapun,” katanya.
Turut hadir Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengaku, cukup berat melepas kepergian Harda Kiswaya sebagai Sekda Sleman.
Terlebih, dengan apa yang sudah dilakukan kepada pemerintah maupun masyarakat selama ini.
Danang berharap, Harda dapat terus diberikan kesehatan dan kekuatan. Sehingga kemudian, apa yang sudah dicita-citakan dapat terkabul.
Dia pun ingin, meski sudah purna sebagai ASN di Pemkab Sleman Harda tetap dapat menjalin persahabatan dengan dirinya.
“Percaya Pak Sekda, persahabatan kita tidak pernah putus, karena persahabatan kita pakai hati. Selama ini yang dilakukan oleh Pak Sekda juga untuk masyarakat, semoga tuhan memberikan jalan kebaikan untuk Pak Sekda,” ungkap Danang. (inu)