Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Merapi Muntahkan Wedhus Gembel, Tiupan Angin ke Timur dan Tenggara

Dwi Agus. • Kamis, 25 Januari 2024 | 03:53 WIB

Puncak Gunung Merapi setalah erupsi di 2010
Puncak Gunung Merapi setalah erupsi di 2010

RADAR JOGJA - Gunung Merapi terpantau memuntahkan wedhus gembel alias awan panas guguran pada Rabu sore (24/1), tepatnya pada 15.56 WIB.

Seismograf BPPTKG Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat dengan amplitudo maksimal 51 milimeter.

Selain itu juga berdurasi 168,28 detik dengan jarak luncur maksimal 1800 meter ke Barat Daya atau Kali Bebeng.

Namun wedhus gembel kali ini tidak terlihat karena kawasan puncak Gunung Merapi sedang berkabut.

Hanya saja tiupan angin mengarah ke Timur Tenggara.

Sehingga ada potensi terjadi hujan abu vulkanik di kawasan terpaan angin tersebut.

Penyebab wedhus gembel adalah aktivitas vulkanik normal.

Baca Juga: Januari 2024, Polres Gunungkidul Catat 51 Kecelakaan, Lima Meninggal Dunia

Ditambah dengan intensitas hujan sejak 13:46 WIB dengan total curah hujan 15.72 mm.

BPPTKG meminta masyarakat lebih waspada atas bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Selain itu juga awan panas guguran di daerah radius potensi bahaya. 

Editor : Bahana.
#wedhus gembel #Sleman #Gunung Merapi #Merapi #Erupsi