Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apersi DIY-Jateng Ungkap Generasi Milenial Bisa Mudah Beli Rumah, Berikut Tipsnya

Iwan Nurwanto • Selasa, 23 Januari 2024 | 05:05 WIB
KONSISTEN: Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) wilayah DIY-Jateng Slamet Santoso (berkacamata) menyampaikan keterangan, Senin (22/1).
KONSISTEN: Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) wilayah DIY-Jateng Slamet Santoso (berkacamata) menyampaikan keterangan, Senin (22/1).

SLEMAN - Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mengungkap generasi milenial bisa tetap mendapatkan rumah.

Salah satu upayanya dilakukan dengan memanfaatkan cicilan bank.


Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) wilayah DIY-Jateng Slamet Santoso mengatakan, untuk bisa mendapatkan hunian, generasi milenial bisa memanfaatkan kredit perumahan rakyat (KPR).

Sebab, perbankan saat ini juga sudah mulai mempermudah untuk cicilan.


Slamet mengungkapkan, beberapa bank pemberi cicilan bahkan juga ada yang memberikan promo dalam hal repayment capacity (RPC) hingga 55 persen.

Yakni, sebuah program bank yang melihat kemampuan nasabah untuk membayar angsuran.

Tak terkecuali bagi generasi milenial yang memiliki non fix income atau berpenghasilan tidak pasti.


“Selain itu banyak juga bantuan subsidi uang muka dan bantuan administrasi. Menurut saya, milenial berpenghasilan kurang dari Rp 8 juta per bulan bisa memanfaatkan itu,” ujar Slamet saat ditemui Senin (22/1).


Dia menilai, dalam kondisi sekarang juga telah banyak pengembang properti yang memiliki gimik-gimik menggiurkan.

Salah satunya adalah penawaran Rp 2 juta all in. Yakni, pembelian rumah dengan uang muka sebesar Rp 2 juta dan rumah pun bisa langsung ditempati.


Slamet menyebut, untuk di Jogjakarta promosi seperti itu mulai diterapkan oleh para pengembang di wilayah pinggiran kota seperti Gunungkidul.

Sistemnya calon pembeli hanya tinggal membayar uang muka. Lalu, melanjutkan angsuran bank.


“Bahkan untuk angsurannya juga tergolong kecil, kurang dari Rp 1,5 juta per bulan rumah sudah tipe 30 dengan jangka waktunya (cicilan) sekitar 20 tahun. Bagi generasi Z dan milenial tentu tidak masalah, karena hidupnya masih panjang,” terangnya.


Sementara itu, Branch Manager BTN Kantor Cabang Jogjakarta Arjuna Putra Kinasih menyampaikan, minat masyarakat untuk membeli rumah kemungkinan meningkat pada tahun ini. Karena, hal tersebut dipengaruhi bertumbuhnya KPR.


Arjuna menerangkan, bahwa kondisi di DIJ sendiri harga rumah akan sangat dipengaruhi oleh harga tanah.

Sehingga kemudian, program KPR yang disubsidi oleh pemerintah pun akan menyasar daerah pinggiran.


“Kami prediksi pembelian rumah tetap diminati untuk rumah subsidi, hanya memang areanya mungkin lebih ke pinggir kota,” katanya. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#generasi milenial #rumah #apersi