SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada Jumat pukul 10.40 WIB mengeluarkan peringatan.
Peringatan tersebut berkaitan dengan meningkatnya aktivitas gunung berapi yang terletak di perbatasan DIY-Jateng tersebut.
Tercatat, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran (APG) sebanyak enam kali.
Masing-masing terjadi pada:
1. Pukul 06:59 WIB dengan amplitudo max 21 mm dan durasi 127.4 detik.
2. Pukul 07:04 WIB dengan amplitudo max 34 mm dan durasi 200.6 detik.
3. Pukul 07:12 WIB dengan amplitudo max 40 mm dan durasi 130.2 detik.
4. Pukul 07:18 WIB dengan amplitudo max 65 mm dan durasi 170.1 detik.
5. Pukul 07:21 WIB dengan amplitudo max 48 mm dan durasi 110.9 detik.
6. Pukul 07:23 WIB dengan amplitudo max 45 mm dan durasi 182 detik.
Estimasi jarak luncur maksimal 2.000 meter ke barat daya (Kali Bebeng).
Visual Gunung Merapi berkabut dan arah angin ke tenggara.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin