Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga Hari Berjalan, Capaian Imunisasi Polio di Sleman Sudah Sentuh 60 Persen, Segini Jumlahnya

Iwan Nurwanto • Kamis, 18 Januari 2024 | 20:25 WIB
MEMBLUDAK: Suasana antrian yang mengular pada kegiatan Sub-PIN Polio di kalurahan Sumberadi, Mlati, Sleman, Senin (15/1). Dinkes Sleman menarget capaian imunisasi  bisa mencapai angka 99 persen.
MEMBLUDAK: Suasana antrian yang mengular pada kegiatan Sub-PIN Polio di kalurahan Sumberadi, Mlati, Sleman, Senin (15/1). Dinkes Sleman menarget capaian imunisasi bisa mencapai angka 99 persen.

SLEMAN - Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) polio di kabupaten Sleman sudah berjalan sejak Senin (15/1) kemarin.

Selama tiga hari itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat capaiannya sudah menyentuh lebih dari separo target sasaran.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, hingga hari ini (18/1) capaian imunisasi polio di Sleman sudah mencapai 60 persen.

Dari total sasaran riil yang ditentukan oleh instansi tersebut sebanyak 113.352 anak.


Apabila dihitung dari angka itu, sudah ada sekitar 68.000 anak di Sleman yang mendapatkan imunisasi pencegahan polio.

Sasaran yang sudah mendapatkan imunisasi itu diketahui juga merata pada seluruh kapanewon.


“Kalau capaian kita dengan data riil sudah mencapai 60 persen. Sampai saat ini pelaksanaan imunisasi juga masih berjalan lancar,” ujar Yuli saat dikonfirmasi, Kamis (18/1).


Yuli mengaku, optimis bisa mencapai target Sub PIN polio hingga 99 persen. Minimal dapat menyentuh 95 persen dari target sasaran riil sebanyak 113.352 anak.


Dia menjelaskan, bahwa Sub PIN polio di kabupaten Sleman memang perlu digalakkan. Lantaran sudah menjadi arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan pencegahan polio.


Kebijakan itu juga berdasar atas adanya kejadian luar biasa polio di Klaten, Jawa Tengah. Sebab kabupaten Sleman merupakan daerah yang berbatasan langsung.


“Target kami sebanyak-banyaknya bisa diimunisasi, minimal tercapai 95 persen,” tegas Yuli.


Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, monitoring penyakit polio juga terus dilakukan oleh pihaknya. Sehingga harapannya kasus polio tidak ditemukan di Bumi Sembada.


Menurut Kustini, semua pihak juga harus siaga dengan potensi penyebaran penyakit tersebut.

Apalagi, dengan kondisi geografis kabupaten Sleman dan Klaten yang berbatasan langsung.


"Kita terus perhatikan perkembangan penyakit ini. Mau tidak mau, semua siaga dan memastikan imunisasi lanjutan ini dilakukan merata ke seluruh anak-anak di Sleman agar kebal dan tidak menularkan ke orang lain," tegas Kustini. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#dinkes sleman #polio #pekan imunisasi nasional