Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Mengeluarkan 14 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur Maksimum 1,2 Kilometer

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 16 Januari 2024 | 10:10 WIB
Guguran lava Gunung Merapi (dokumentasi BPBD Sleman)
Guguran lava Gunung Merapi (dokumentasi BPBD Sleman)

SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan DIY-Jawa Tengah mengeluarkan 14 kali guguran lava pijar pada Senin 15 Januari 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.

Dari total jumlah guguran lava pijar tersebut, masing-masing 12 kali ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter.

Serta dua kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter.

Suara guguran tiga kali dengan Intensitas kecil hingga sedang, terdengar dari Pos Babadan.

Demikian Volcanic Activity Report dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Laporan tersebut juga menyebutkan Gunung Merapi bercuaca mendung dan berawan.

Angin bertiup tenang ke arah barat.

Suhu udara 19-22 °C, kelembaban udara 70-99 %, dan tekanan udara 768.5-949.9 mmHg.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 75 meter di atas puncak kawah.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Awan Panas #guguran lava