SLEMAN - Volcanic Activity Report Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Jumat 12 Januari 2024 pukul 00.00-24.00 WIB.
Gunung Merapi yang memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengeluarkan 15 kali guguran lava pijar ke arah Kali Bebeng.
Jarak luncur maksimum 1.500 meter.
Cuaca di seputar gunung yang berada di Kabupaten Sleman (DIY), Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten (Jawa Tengah) itu cerah, berawan, dan mendung.
Angin bertiup tenang ke arah timur dan barat.
Suhu udara 16-29 °C, kelembaban udara 49-98.9 %, dan tekanan udara 836.2-918.9 mmHg.
Volume curah hujan 5 mm per hari.
Secara visual, gunung terlihat jelas.
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75 meter di atas puncak kawah.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin