SLEMAN - Aktivititas Gunung Merapi pada hari Kamis 21 Desember 2023 pukul 00.00-24.00 WIB tercatat masih tinggi.
Berdasar MAGMA-VAR (Volcanic Activity Report), Gunung Merapi yang memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengeluarkan sebanyak 30 kali guguran lava.
Semuanya mengarah ke Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.
Gempa tektonik jauh (Jumlah: 1, Amplitudo: 2 mm, S-P: 29.16 detik, Durasi: 91.88 detik)
Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (Siaga).
KESDM, Badan Geologi, PVMBG; Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengeluarkan rekomendasi:
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Sungai Krasak, Sungai Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin