RADAR JOGJA - Gunung Merapi muntahkan tujuh awan panas guguran (APG) selama satu jam. Tepatnya, berlangsung dari 14.49 WIB hingga 15.48 WIB, Jumat (8/12). Rata-rata berlangsung dalam durasi 120 detik.
"Jarak luncur terjauh 3500 meter arah Barat Daya atau Kali Krasak. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan," jelas Kepala BPPTKG Jogjakarta Agus Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya, Jumat sore (8/12).
Detail kejadian APG diantaranya 14.49 WIB berdurasi 360 detik dengan amplitudo maksimal 73 milimeter. Lalu pada 14.56 WIB dengan durasi 120 detik dan amplitudo maksimal 75 milimeter.
Kejadian 14.59 WIB dengan durasi 120 detik dan amplitudo maksimal 78 milimeter.
Selanjutnya 15.06 WIB berdurasi 137 detik dengan amplitudo maksimal 69 milimeter. Kejadian APG pada 15.09 WIB berdurasi 137 detik dan amplitudo maksimal 76 mm.
Lalu, 25.32 WIB berdurasi 106 detik dengan amplitudo maksimal 75 mm dan kejadian 15.48 WIB berdurasi 123 detik dan amplitudo maksimal 72 mm.
"Untuk status saat ini Siaga atau Level III. Waspadai bahaya erupsi APG maupun lahar hujan ke arah sungai yang berhulu Gunung Merapi," katanya. (dwi)