RADAR JOGJA - Pemkab Sleman sudah menyiapkan dua lokasi tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) untuk bagian wilayah tengah. Yakni di Kapanewon Turi dan Kapanewon Sleman.
Ketua Pelaksana Satuan Tugas Pengelolaan Sampah Sleman Dwi Anta Sudibya mengaku, sedang mengajukan izin pembangunan dan operasional. Sembari menunggu titik mana yang selesai terlebih dahulu, Dibyo sapaannya menyebut, salah satu TPST itu akan mulai dibangun tahun depan.
Sementara untuk satu titik TPST lagi rencananya akan dilaksanakan pembangunannya mulai 2025. Dia merinci, anggaran untuk pembangunan TPST di wilayah tengah diketahui mencapai Rp 24,2 miliar per titik. Sumber anggarannya berasal dari APBD 2024 sebesar Rp 13,5 miliar dan danais sebesar Rp 10,7 miliar. "Jadi target kami memiliki empat TPST di tahun 2025," ujar Dibyo Senin (13/11).
Sebagaimana diketahui, Pemkab Sleman memang merencanakan pembangunan TPST di tiga bagian wilayah. Untuk timur berada di kalurahan Tamanmartani, Kalasan; tengah Kapanewon Turi dan Sleman; serta barat di Kalurahan Sendangsari, Minggir.
Menurut Dibyo, tahap pembangunan TPST Tamanmartani kini telah mencapai 90 persen dan pada akhir tahun mendatang ditarget dapat beroperasi. Sementara untuk TPST Minggir tahap pembangunan fisiknya sudah menyentuh 25 persen. "Untuk TPST Minggir sudah pembangunan hanggar," kata Kepala Bappeda Sleman tersebut. (inu/eno)