SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman dipastikan sudah menerima logistik Pemilu 2024 berupa kotak suara dan tinta pemilu pada Rabu (8/11/2023).
Sayangnya, ada ratusan kotak suara yang rusak saat diterima.
Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Sleman Meirino Setyaji mengatakan, sedikitnya ada 103 kotak suara yang rusak dari total 17.319 kotak suara yang diterima.
Jenis kerusakannya juga bermacam-macam.
Terkait dengan permasalahan itu, Rino sapaanya mengaku, telah menyampaikannya kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) KPU DIJ dan penyedia logistik.
Namun diakuinya, sampai saat belum ada kejelasan kapan logistik yang rusak itu dilakukan penggantian.
"Ada (kotak suara) yang robek sebagian, tergores, dan kertas duplex rusak.
Kalau tinta tidak ada yang rusak," ujar Rino kepada Radar Jogja, Kamis (9/11).
Sementara itu, Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi menyampaikan, bahwa pihaknya juga menerima sebanyak 6.914 botol tinta pemilu.
Serta sebelumnya juga telah menerima 13.828 bilik suara.
Adapun untuk logistik kotak suara kini tengah disimpan di gudang KPU Sleman yang beralamat di Jombor.
Sementara untuk bilik suara disimpan di gudang Kantor KPU Sleman.
Dia menyampaikan, dalam hal pengamanan gudang logistik pihaknya menyiagakan petugas keamanan dan kamera pengawas.
Di samping itu KPU Sleman juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian.
"Kami pastikan ada tenaga keamanan untuk mengamankan gudang," tegas Baehaqi.
Terpisah, Kasi Humas Polresta Sleman AKP Edy Widaryanta memastikan, pihaknya juga ikut mengerahkan personil untuk pengamanan logistik pemilu.
Disebutnya ada 48 personil yang disiagakan.
Edy membeberkan, bahwa pengamanan dari Polresta Sleman juga dibagi dalam beberapa pos. Diantaranya Pos PAM rutin di kantor KPU Sleman sebanyak 14 personil.
Pos PAM rutin gudang Jombor 14 personil. Serta penjagaan rutin di gudang KPU Sleman sebanyak 14 personil.
"Pengamanan kami fokuskan di gudang logistik pemilu dan kantor KPU," terang Edy. (inu)
Editor : Bahana.