RADAR JOGJa - Gebyar Batik Sleman resmi digelar. Sebagai pembuka rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan senam massal, flashmob, parade batik, dan bazar batik yang diikuti ratusan orang di Lapangan Pemda Sleman pada Jumat (13/10). Ketua Gebyar Batik Sleman Nyudi Dwijo Susilo mengatakan,parade batik dan flashmob diikuti 100 orang dari paguyuban pengrajin batik di kabupaten Sleman bernama Mukti Manunggal. Sementara untuk kegiatan senam massal diikuti oleh masyarakat umum.
Ia menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Pemda Sleman itu merupakan pembuka rangkaian Gebyar Batik Sleman. Karena pada tanggal 26 Oktober 2023 mendatang akan ada pameran batik di Gedung Dekranasda Sleman. Serta dilanjutkan fashion show dan membatik massal di Jogja City Mall pada 3 November 2023.
Nyudi menambahkan, Gebyar Batik Sleman tahun ini merupakan kali keenam kegiatan tersebut digelar. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini tidak hanya menampilkan batik. Namun juga berbagai produk-produk ekonomi kreatif.
"Melalui kegiatan ini diharapkan secara langsung bisa meningkatkan daya beli terhadap batik, kemudian secara umum mengenalkan batik kepada masyarakat luas," ujar Nyudi disela kegiatan.
Sementara itu, Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sleman Abdul Qadir menyampaikan, Gebyar Batik digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional. Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut harapannya dapat membuat batik semakin berkembang.
"Gebyar batik merupakan upaya dari kita untuk melestarikan budaya batik agar kontinyu, juga momentum agar batik terus ada dan berkembang," terang Abdul. (inu/ila)