JOGJA - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan agar seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan.
Terutama, saat tahun politik, jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang tingga hitungan bulan.
"Kita semua tahu bahwa kondisi tahapan politik saat ini sudah berjalan," ujarnya usai kuliah Kebangsaan di Universitas Aisyiyah (Unisa) Jogja, Jumat (29/9/2023).
"Jumlah provinsi lebih besar dari 34 jadi 38 oleh karena itu setiap saat tentunya kita selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan," imbuhnya.
Seluruh elemen masyarakat, mulai dari civitas akademika, tokoh agama, tokoh masyarakat harus bergandengan tangan. Dan bersama-sama menjaga kondusivitas Pemilu 2024.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan bahwa perbedaan yang terjadi, tidak boleh menjadi masalah. Perbedaan itu wajar terjadi dalam kehidupan berdemokrasi.
"Berbeda pendapat boleh tapi persatuan dan kesatuan harus dijaga dan Polri siap bersama seluruh kekuatan yang kita miliki, bersama teman-teman dari TNI dan seluruh stakeholders terkait unruk mengamankan rangkaian kegiatan pemilu," ujarnya.
Hal ini harus dilakukan agar demokrasi di Indonesia terus tumbuh matang. Agar demokrasi di Indonesia menjadi mapan dan modern.
"Demokrasi yang menujukkan Indonesia siap menjadi negara maju," imbuhnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad