Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Marak Bullying di Daerah Lain, Dinas Pendidikan Sleman: Di Sleman Tidak Sampai Kekerasan Fisik

Iwan Nurwanto • Jumat, 29 September 2023 | 21:07 WIB
Ilustrasi bullying. (Dok JawaPos.com)
Ilustrasi bullying. (Dok JawaPos.com)

SLEMAN - Dinas Pendidikan Sleman mengklaim tindakan bullying atau perundungan antar pelajar di Bumi Sembada masih dalam batas wajar.

Atau, belum menjurus kepada kekerasan fisik seperti yang dilakukan oleh salah satu pelajar di Cilacap, Jawa Tengah.


Kepala Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan tentang adanya kekerasan antar pelajar. Terlebih dalam bentuk tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.


"Insya allah di Sleman tidak sampai kekerasan fisik yang dilakukan sesama pelajar" ujar Ery kepada Radar Jogja, Jumat (29/9).


Ia pun memastikan, bahwa Dinas Pendidikan Sleman juga sudah melakukan berbagai upaya antisipasi. Di antaranya dengan sosialisasi anti kekerasan kepada guru, pelajar, bahkan hingga para orang tua siswa.


Kemudian, lanjut Ery, pihaknya juga bekerjasama dengan sekolah untuk melakukan deklarasi anti bullying di semua jenjang.

Selain itu, menyampaikan edaran tentang pembentukan satuan tugas (satgas) penanggulangan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.


"Kita terus lakukan pembinaan dan sosialisasi bekerja sama dengan instansi terkait," terang Ery.


Dikonfirmasi terpisah, Wakil Kepala MAN 4 Sleman Urusan Kesiswaan Edy Suparyanto menyatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya antisipasi tindakan bullying.

Di antaranya, dengan sosialisasi anti kekerasan setiap tahun ajaran baru. Lalu, penyuluhan tentang pentingnya kebersamaan dan kekompakan antar siswa.


Kemudian, lanjut Edy, apabila ada tindakan bullying pun pihaknya juga menyiapkan langkah penanganan. Baik itu terhadap tindakan bullying secara fisik, verbal, maupun perundungan lewat sosial media siswa.


"Kalau ada kasus bullying yang bersifat fisik kita kerja sama dengan kepolisian," tegasnya. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Perundungan #Bumi Sembada #bullying #Dinas Pendidikan Sleman