RADAR JOGJA - Aneka limbah dan sampah di MTsN 10 Sleman disulap menjadi karya yang menarik. Lalu, karya tersebut dipamerkan melalui 16 stand pada gelaran Gelaran Karya di lingkungan sekolah. Hal ini sebagai wujud apresiasi terhadap karya para siswa.
Berbagai karya dari sampah sebagai salah satu implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bagi jenjang SMP/MTs. Kali ini mengambil tema Gaya Hidup Berkelanjutan dengan subtema Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Koordinator acara Ratna Fitriana mengatakan, karya dari sampah terdiri dari kategori organik seperti lilin dan sabun dari minyak jelantah. Sedangkan karya sampah anorganik berupa tong sampah, aneka hiasan, dan mainan.
Baca Juga: TPST Piyungan Dibuka, Walhi Sebut Bukan Solusi Utama Urai Sampah
Selain itu, ada yang berhasil membuat desain canting cat dan diparktikkan menjadi kain batik. "Saya bangga, anak-anak telah mewujudkan cinta lingkungan dengan kreativitas dari sampah. Jangan sampa siswa berkreasi mengolah sampah, tetapi justru menimbulkan masalah sampah baru,” bebernya.
Sementara itu, Koordinator Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) Ika Damayanti mengatakan, kegiatan yang dilakukan secar maraton berhasil diselesaikan dengan baik. Selama dua minggu dilakukan sosialisasi, orientasi, kontekstualisasi, implementasi, evaluasi, dan refleksi. “Berkat antusiasisme dan kerjasama semua pihak, alhamdulillah kegiatan berjalan lancar," ujarnya. (lan/eno)
Editor : Satria Pradika