RADAR JOGJA - Ribuan warga memadati Lapangan Semingin Sumbersari Moyudan Sleman, Minggu (20/8). Mereka antusias mengikuti senam bersama yang berlangsung semarak.
Ini merupakan bagian dari kegiatan Menyongsong Musyawarah Cabang (Muscab) Muhammadiyah dan Aisyiyah Moyudan serta Milad ke-58 SMK Muhammadiyah 1 Moyudan.
Gelaran ini merupakan rangkaian acara dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan ke-78 RI. Berbagai hadiah dan doorprize juga turut disiapkan. Ada juga bazar UMKM serta pentas seni dan budaya.
"Saya melihat peserta senam dan jalan sehat tidak hanya warga AUM (Amal Usaha Muhammadiyah), tapi juga warga di sekitar Moyudan. Ini menunjukkan Muhammadiyah sebagai organisasi persyarikatan mampu berintegrasi dengan seluruh lapisan masyarakat dan sama-sama punya semangat mengisi kemerdekaan dan pembangunan," jelas Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM DIJ Achmad Muhamad, Minggu (20/8).
Menurut Achmad, Muhammadiyah berkomitmen dalam menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik. Salah satubya dengan amal usaha pendidikan dan amal usaha lain. Selain itu ada juga kolaborasi dengan dunia usaha dunia indistri (Dudi) dalam wujdu gelaran job fair. yang diikuti 13 dunia usaha dunia industri (Dudi).
"Melalui gelaran job fair kali ini targetnya memberikan ruang bagi lulusan SMK khususnya melalui peluang kerja. Selain itu juga menunjukkan kepada masyarakat salah satu orientasi pendidikan SMK adalah menyiapkan generask muda siap kerja dan berwirausaha mandiri serta siap melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi," jelasnya.
Ketua PCM Moyudan Sudiyana Irsyad menuturkan muscab akan dijadwalkan pada 27 Agustus 2023 di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan. Salah satu agendanya adalah penyampaian pertanggungjawabann selain itu, ada juga pelaksanakan pemilihan anggota pimpinan cabang, pemiluhan wakil pimpinan cabang sejumlah tiga orang untuk mengijuti muspim di daerah.
"Insya Allah kami di Moyudan tidak akan kekurangan kader karena regenerasi kami berjalan di Pemuda Muhammadiyah dan juga Aisyiyah, Tapak Suci, dan HW di Moyudan cukup Moyudan," ungkapnya. (obi/isa/ila)
Editor : Reren Indranila