Kepala Satker Pengadaan Tanah Wilayah I Kementerian PUPR Asih Nirbiyanti mengatakan pencairan UGR di Selomartani dilakukan selama tiga hari. Mulai 27-29 Desember 2022.
"Kan kami target di 2024. Jadi 2023 di pertengahan seluruh seksi 1 selesai. Dari Jateng sampai Jogja," ujarnya kemarin di Kantor Desa Selomartani Kalasan, kemarin (28/12).
Disebutkan, UGR Tol Jogja-Solo sebelumnya sempat diprotes warga karena menunggu terlalu lama. Asih menjelaskan hal ini dikarenakan serangkaian proses administrasi yang dilakukan cukup panjang. "Sebenernya jadwalnya sekarang, kami bekerja karena memang sudah rangkaian kegiatan harus dipenuhi ya. Karena administrasi banyak dan semuanya berkaitan dengan hukum," jelasnya.
"Mana yang sudah benar dilanjutkan, ini memang sudah selesai. Kalau memang warga data bener, dokumen bener saya rasa gak ada masalah. Tidak akan lama," lanjutnya.
Salah satu warga yang menerima UGR, Enik Wulandari,39,menerima uang ganti sebesar Rp3 miliar. Tanah yang terdampak tol berupa lahan sawah. Selanjutnya, uang akan digunakan untuk usaha. "Bukan rumah tapi sawah. Ga nyangka sama sekali. Kembali (dibelikan) ke tanah lagi, sudah beli di area Klaten dan daerah Kalasan. Mudah-mudahan bisa usaha, saya ibu rumah tangga, habis ini mau nyoba usaha kavlingan," jelasnya. (lan/bah) Editor : Editor Content