Manager Humas PT. KAI Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo membenarkan adanya kejadian tersebut. Informasi yang dia dapat, warga yang menemper KA Kertanegara meninggal dunia. Evakuasi melibatkan personel PMI setempat.
"Betul, KA Kertanegara tertemper orang di petak jalan KA Jogjakarta (Stasiun Tugu) hingga (Stasiun) Patukan. Kejadian Jumat tanggal jam 14.50. Meninggal dunia tapi identitas masih orang tidak dikenal atau OTK," jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat sore (19/8).
KA Kertanegara, lanjutnya, melaju dari timur menuju barat. Tepatnya jurusan Malang, Jawa Timur menuju Purwokerto, Jawa Tengah. Usai tertemper, kereta sempat berhenti di Stasiun Patukan sebelum melanjutkan perjalanan.
"KA melanjutkan perjalanan dan berhenti sebentar di Stasiun Patukan untuk memberikan informasi kejadian tersebut," katanya.
Dalam kesempatan ini, Franoto mengingatkan agar warga tidak melintas di jalur rel kereta. Baik di tengah maupun di sisi kanan dan kiri. Ini karena kereta tidak bisa langsung berhenti apabila ada objek di jalurnya.
Dia juga mengingatkan bahwa area perlintasan kereta terlarang untuk pejalan kaki. Potensi bahaya menemper kereta sangatlah tinggi. Ditambah lagi kawasan Daop 6 Jogjakarta memiliki dua perlintasan kereta.
"Untuk keselamatan agar masyarakat tidak berada di jalan kereta. Intensitas kereta melintas itu sangat tinggi baik dari timur maupun barat karena sudah dua jalur," pesannya. (Dwi)
Editor : Editor News