Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SDN Delegan 1 Terbakar, Disdik Sleman Pastikan KBM Tetap Berjalan

Editor News • Rabu, 10 Agustus 2022 | 21:47 WIB
HABIS : Situasi SDN Delegan 1 terkini, Rabu (10/8), usai terbakar pada Selasa malam (9/8). (ISTIMEWA)
HABIS : Situasi SDN Delegan 1 terkini, Rabu (10/8), usai terbakar pada Selasa malam (9/8). (ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - SDN Delegan 1 yang terletak di Kapanewon Prambanan, Sleman terbakar pada Selasa malam (9/8). Kepala SDN Delegan 1 Sartana mengatakan beberapa ruangan ludes dilalap api. Diantaranya ruang kelas 1, kelas 2, kelas 3, dan kelas 6.

Kobaran api juga merambat ke ruangan laboratorium, ruang guru dan ruang kepsek. Imbasnya tentu seluruh ruangan hangus terbakar. Terkait penyebab, diduga akibat konsleting listrik yang berasal dari bel sekolah.

"Disinyalir konsleting bel tanda masuk. Kerugian belum (dihitung). Semalam belum bisa mengira-ngira tentang berapa kisaran kerugian," jelasnya saat ditemui di SDN Delegan 1, Rabu (10/8).

Sartana mengatakan hari ini Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan seperti biasa. Hanya saja, hingga sabtu mendatang KBM dilaksanakan secara daring. Ini karena kelas dan fasilitas lain telah habis ludes terbakar.

Dia menjanjikan pekan depan kegiatan belajar mengajar kembali tatap muka. Walau begitu akan ada skema bergantian untuk setiap kelasnya. Tujuannya agar setiap kelas bisa menggelar KBM meski terbatas.

"Ada 3 ruang, ada yang pagi dan ada yang siang. Dari pihak sekolah itu pertama difokuskan untuk pembelajaran. Apapun yang terjadi dari musibah ini, tetap anak-anak diusahakan tidak terlantar walaupun dengan luring (tatap muka) tapi dengan shift," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana memastikan kejadian ini tak akan mengganggu KBM. Hal ini mengingat sistem shift masih memungkinkan untuk dilakukan. Dia mengatakan masih ada 3 ruang kelas yang tidak terkena api dan satu pendopo.

"Tiga ruang kelas itu kan bisa kita manfaatkan dengan kita shift. Karena ada 6 rombel (rombongan belajar), ada shift pagi tiga (kelas) dan siang tiga," ujarnya.

Selain skenario pembagian shift, pihaknya juga menyiapkan alternatif lainnya. Salah satunya dengan menyediakan tenda darurat. Untuk kemudian dipasang di lapangan sekolah.

"Sekiranya itu nanti disepakati tidak shift, kita bisa memanfaatkan itu. Tapi yang terpenting bahwa aktivitas KBM tetap. Pelayanan harus tetap berjalan," katanya.

Ery memastikan pihaknya akan segera memperbaiki bangunan SDN Delegan 1. Biaya operasional nantinya akan dibahas dan diusulkan pada APBD perubahan.

"Nanti akan kita lihat, kita asesmen. Sekiranya kita lihat untuk lantai dan temboknya. Kalau memang masih representatif, tidak terdampak, segera kita benahi lagi yang atapnya. Sehingga dalam waktu yang tidak lama bisa terselesaikan," ujarnya. (isa/dwi) Editor : Editor News
#SDN Delegan 1 terbakar #sekolah terbakar #Dinas Pendidikan Sleman