Marketing Communication Prime Plaza Hotel Jogjakarta Kris Rahadian mengatakan kegiatan ini dimulai dengan ngabuburit dengan tur keliling hotel. Anak-anak dan pendamping dikenalkan dengan beberapa fasilitas hotel, seperti kamar, restoran, kolam renang dan area Kirana Health Club. Untuk mempermudah sirkulasi, anak-anak dibagi menjadi tiga kelompok dan dipimpin oleh tim sales Prime Plaza Hotel Jogjakarta.
“Selanjutnya anak-anak dibawa ke Andrawina Ballroom untuk melihat demo langsung membuat origami towel berbentuk gajah. Ini menambah antusiasme anak-anak yang datang mendekati tim housekeeping Prime Plaza Hotel Jogjakarta yang melakukan presentasi saat itu," jelasnya melalui keterangan tertulis, Rabu (27/4).
Selanjutnya, tiap kelompok yang sudah dibagi sebelumnya ditantang untuk dapat mereplika origami towel buatan mereka sendiri. Prime Plaza Hotel Jogjakarta juga sudah menyiapkan hadiah untuk tiap kelompok dengan predikat yang berbeda-beda di tiap hasilnya.
Dia menambahkan, tim pengurus dari Baitulmaal Muamalat juga menyiapkan sesi dongeng menjelang buka puasa. Dongeng ini bertujuan untuk memantapkan nilai-nilai rohani pada anak-anak Yayasan Safinatun Najah terutama di bulan Ramadhan ini.
Setelah itu, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang anak Yayasan Safinatun Najah. Menuju detik-detik jam buka puasa, anak-anak Yayasan Safinatun Najah dibawa menuju Sri Katon Restaurant. Anak-anak dengan semangatnya memilih makanan yang mereka suka sembari menunggu bedug dibunyikan.
“Kehadiran anak-anak ini disambut dengan hangat oleh jajaran manajemen dan staf Prime Plaza Hotel Jogjakarta. Semoga kehadiran anak-anak ini bisa menjadi motivasi baik bagi kita sekalian untuk tetap berbuat baik," katanya.
"Selain itu, semoga anak-anak dari Yayasan Safinatun Najah pun mendapat pengalaman yang menarik dan menginspirasi masa depan mereka selama ngabuburit dan buka puasa di Prime Plaza Hotel Jogjakarta,” tutupnya. (sce/isa/dwi) Editor : Editor News