Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Fasilitasi Santri, Menteri PUPR Resmikan Ponpes Ora Aji

Editor News • Minggu, 16 Januari 2022 | 04:29 WIB
BARU : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M. Basoeki Hadimoeljono meninjau langsung peresmian asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman, Sabtu sore (15/1). (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
BARU : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M. Basoeki Hadimoeljono meninjau langsung peresmian asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman, Sabtu sore (15/1). (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M. Basoeki Hadimoeljono meninjau langsung peresmian asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sleman, Sabtu sore (15/1).

Basoeki mengatakan pembangunan Ponpes Ora Aji merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo. Meski belum sempurna, Basoeki berharap Ponpes Ora Aji ini nantinya dapat memfasilitasi para santri. Harapannya dapat tercipta santri-santri yang berkualitas.

"Ini belum bisa mencukupi kebutuhannya, saya akan laporkan pada presiden. Nanti akan saya tindaklanjuti," jelas Basoeki diitemui usai peresmian asrama Ponpes Ora Aji, Sabtu (15/1).

Sementara itu, pengasuh Ponpes Ora Aji Gus Miftah mengatakan ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada para santri. Dia mengaku pihaknya hanya membutuhkan waktu selama enam bulan untuk menyelesaikan segala kelengkapan asrama.

"Kalau ada yang bilang pemerintah tidak perhatian kepada pesantren dan ulama tentunya ini bisa sangat keliru. Ini adalah bentuk kecintaan presiden terhadap pesantren yang ada di Indonesia" kata Gus Miftah.

Dia menambahkan, kualitas bangunan Ponpes Ora Aji dinilai sangat layak dan memadahi. Ponpes ini dapat menampung setidaknya sebanyak 84 santri yang nantinya akan terus dikembangkan.

"Walaupun tadi disampaikan Pak Menteri belum semuanya, tapi ini sudah membantu bagi kami karena total santri kami ada 500. Termasuk tempat tidur langsung dikasih dari kementerian," ujar Gus Miftah.

Nantinya para santri yang layak dan beprestasi dapat menghuni Pondok Pesantren Ora Aji. Gus Miftah menjamin semuanya tidak dipungut biaya sepeserpun.

"Pondok saya gratis semuanya. Makan, minum, belajar, hidup di sini semuanya gratis. Siapapun yang layak secara ekonomi bisa diterima apalagi berprestasi ya kita terima," kata Gus Miftah. (co1/dwi) Editor : Editor News
#Ponpes Ora Aji #menteri pupr #Basoeki Hadimoeljono #Gus Miftah