Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kustini Sri Purnomo: Sesarengan Jogo Sleman, Seminggu di Rumah Saja

Editor News • Selasa, 29 Juni 2021 | 02:37 WIB
BUAT:Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuat Gerakan Sesarengan Jogo Sleman. Melalui gerakan ini, Kustini Sri Purnomo menghimbau masyarakat Sleman untuk berada di rumah saja selama satu minggu. (DOKUMENTASI PRIBADI)
BUAT:Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuat Gerakan Sesarengan Jogo Sleman. Melalui gerakan ini, Kustini Sri Purnomo menghimbau masyarakat Sleman untuk berada di rumah saja selama satu minggu. (DOKUMENTASI PRIBADI)
RADAR JOGJA- Dalam dua minggu terakhir, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sleman mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan angka penularan ini terjadi salah satunya disebabkan dengan masih maraknya berbagai aktifitas kegiatan di tengah-tengah masyarakat.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuat Gerakan Sesarengan Jogo Sleman. Melalui gerakan ini, Kustini Sri Purnomo menghimbau masyarakat Sleman untuk berada di rumah saja selama satu minggu.

Kustini menjelaskan gerakan ini juga sekaligus mengedukasi kepada masyarakat untuk menahan diri dari segala  aktifitas sekunder maupun tersier. Gerakan Sesarengan Jogo Sleman merupakan problem solving dari evaluasi penularan dan penyebaran virus covid-19 di Bumi Sembada.

“Masyarakat dinilai masih melakukan aktifitas yang tidak terlalu penting mendesak dan sering berkerumun.

Apalagi tingkat kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas juga mengalami penurunan. Hal ini semakin memicu timbulnya penularan yang lebih  massif dan tidak dapat dikendalikan.

"Tentu kita berharap jika ada keperluan yang sangat mendesak dan harus keluar, agar masyarakat  tetap memakai prokes dengan ketat. Disiplin pakai masker, disiplin menjaga jarak dan disiplin  mencuci tangan," ujarnya, Senin (28/6).

Kustini menambahkan melalui gerakan ini, saya meminta Panewu, Lurah, Tokoh Masyarakat, Kader  Karang Taruna hingga PKK bisa membantu mensosialisasikan gerakan Sesarengan Jogo  Sleman sekaligus memberikan contoh.

Dengan kepemimpinan yang tepat dan gerakan gotong  royong ini, diharapkan penyebaran virus covid-19 bisa dihentikan.

Gerakan Sesarengan Jogo Sleman" juga selaras dengan Surat Nomor 443/01746 perihal Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Perkantoran yang baru saja diterbitkan.

Dalam surat tersebut, mengatur semua pembatasan aktifitas kegiatan dan layanan yang semula lebih sering secara tatap muka, kemudian dioptimalkan melalui online.

Aktifitas seperti rapat, seminar. sosialisasi. bimtek, diklat dan sejenisnya agar dilaksanakan secara daring. Pelayanan umum juga akan dioptimalkan secara online dan jam pelayanan dibatasi. Ketentuan kegiatan dan layanan tersebut dilaksanakan hingga tanggal 30 Juli 2021 mendatang,”jelasnya. (sky) Editor : Editor News
#Bupati Sleman #Kustini Sri Purnomo